Angka Kemiskinan di Kota Depok Turun, BPJSK Kolaborasi Besama Dinsos

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Depok, internewstoday.com – Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) adalah salah satu cara strategi utama dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim dan pencegahan kemiskinan pekerja dan keluarganya.

Hal itu diungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan  Depok, Achiruddin pada acara Ngopi Bareng (Ngobar) SWI yang digelar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Rabu (31/01/2024).

Pada Ngobar SWI dengan tema “Perlindungan Jamsostek Mencegah Meningkatnya Kemiskinan Ekstrim” itu, Achiruddin menjelaskan jaminan sosial ketenagakerjaan ini dinilai dapat mencegah masyarakat pekerja dan keluarganya jatuh menjadi keluarga miskin baru.

“Khususnya ketika pekerja mengalami guncangan ekonomi akibat kecelakaan kerja atau krisis ekonomi, termasuk PHK.” jelasnya.

Achiruddin menyebut, pemberian perlindungan pekerja harus diberikan sejak usia produktif bekerja dan mudah diakses bagi seluruh pekerja, baik pekerja di sektor formal maupun informal.

Baca Juga :  Joint Indonesia-Malaysia ke-44, Sekjen Kemendagri: Masalah Perbatasan Bisa Diselesaikan Lewat Kerja Sama Yang Baik

BPJamsostek, lanjut Achiruddin, ada beberapa jenis kepesertaaan. Pertama, Pekerja Penerima Upah (PU) adalah orang yang bekerja dengan menerima gaji, upah, atau imbalan dalam bentuk lain dari pemberi kerja. Seperti pekerja kantoran atau buruh pabrik.

Kepesertaan yang kedua adalah Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu orang perorangan yang melakukan kegiatan usaha secara mandiri untuk memperoleh penghasilan. Seperti Pedagang, Ojek Online dan lain lain. “Selanjutnya adalah Pekerja Jasa Konruksi (Jakon) dan Pekerja Migran.” terangnya.

Dirinya juga menyebut BPJamsostek kota Depok baru coverage sekira 37 persen jumlah pekerja. Dan akan “digenjot” terus agar meningkat kepesertaan Jamsostek bagi pekerja di kota Depok..

“Untuk menumbuhkan harapan itu, maka kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk para wartawan sangat diperlukan guna membantu percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem khususnya di kota Depok.” pungkas Achiruddin.

Baca Juga :  Kurang Dari 1 Km Di Pusat Kota Dari Istana Bogor, Masih Ada Rumah Warga Nyaris Ambruk

Angka Kemiskinan di Depok Turun

Sementara, Kepala Bidang Linjamsoscana Dinas Sosial drg.Rr.Ambar Hardijanti.W
yang juga menjadi narsum Ngobar SWI, menjelaskan tingkat kemiskinan di Kota Depok terus mengalami penurunan.
Menurutnya, penduduk miskin dihitung dari Susenas, yakni penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan (GK).

“Garis kemiskinan (GK) merupakan penjumlahan dari garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non makanan (GKNM),” jelasnya.

“Tahun ini angka kemiskinan Kota Depok 2,38 persen. Menempati peringkat keempat secara nasional daerah tingkat kemiskinan terendah.” tandas Roro.
Usai paparan para narsum, Ngobar SWI yang diikuti sekira 30 orang dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Wakil Ketua SWI kota Depok Yeni dan ditutup dengan sesi foto bersama. (Hdr).

Berita Terkait

Refleksi Akhir Tahun 2024 Bersama Para Organisasi Pers
Pertemuan Gelar Rapat Terbatas DPD PWRI Jabar Bersama DPC Bogor Raya Usulkan Kongres Segera di Laksanakan
Berkah Ramadhan 1445 H, DPC PWRI Bogor Barikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu
Tutup Persidangan JIM ke-44, Sekjen Kemendagri Tegaskan Komitmen Indonesia Penuhi Kesepakatan Kedua Negara
Joint Indonesia-Malaysia ke-44, Sekjen Kemendagri: Masalah Perbatasan Bisa Diselesaikan Lewat Kerja Sama Yang Baik
Pemusnahan BMMN Bea Cukai Bogor, Kakanwil DJBC Jawa Barat Apresiasi Kinerja Bea Cukai Bogor Dalam Penindakan Bidang Cukai
Bea Cukai Bogor Jalin Silaturahmi dan Berkunjung Ke Kantor DPC PWRI Bogor
Pengemis di Kota Bogor Kantongi Uang 56 Juta, Ini Penjelasan Kabid Resos
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Desember 2024 - 17:21 WIB

Refleksi Akhir Tahun 2024 Bersama Para Organisasi Pers

Selasa, 9 April 2024 - 18:54 WIB

Pertemuan Gelar Rapat Terbatas DPD PWRI Jabar Bersama DPC Bogor Raya Usulkan Kongres Segera di Laksanakan

Minggu, 7 April 2024 - 19:09 WIB

Berkah Ramadhan 1445 H, DPC PWRI Bogor Barikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

Rabu, 31 Januari 2024 - 17:28 WIB

Angka Kemiskinan di Kota Depok Turun, BPJSK Kolaborasi Besama Dinsos

Kamis, 23 November 2023 - 18:30 WIB

Tutup Persidangan JIM ke-44, Sekjen Kemendagri Tegaskan Komitmen Indonesia Penuhi Kesepakatan Kedua Negara

Berita Terbaru