Joint Indonesia-Malaysia ke-44, Sekjen Kemendagri: Masalah Perbatasan Bisa Diselesaikan Lewat Kerja Sama Yang Baik

- Jurnalis

Selasa, 21 November 2023 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, internewstoday.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengatakan, masalah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia bisa diselesaikan dengan baik melalui kerja sama.

Hal itu ditegaskan Suhajar saat memberikan sambutan pada acara The 44th Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee On The Demarcation And Survey Of The International Boundary Between Indonesia (Kalimantan Utara & Kalimantan Barat) and Malaysia (Sabah & Sarawak).

“Diharapkan kita semua dapat terus menjaga api semangat dalam menjaga perbatasan dalam bidang survei demarkasi dalam keadaan apa pun seperti saat ini,” kata Suhajar di Hotel Grand Savero Bogor, Pada Selasa (21/11/2023).

Sebagai Ketua Panitia Nasional Survei dan Penegasan Batas Internasional Indonesia-Malaysia, Suhajar mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak baik dari pemerintah Indonesia maupun pemerintah Malaysia atas terselenggaranya Persidangan ke-44 Panitia Nasional Survei dan Penegasan Batas Internasional antara Republik Indonesia – Malaysia Tahun 2023 di Bogor, Indonesia. Setelah pandemi Covid-19, akhirnya acara tersebut bisa diadakan secara langsung.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Mengumumkan Status Pandemi Covid 19 di Cabut Beralih Menjadi Endemi

“Kami menyadari bahwa dengan penundaan pelaksanaan Persidangan ke-44 Joint Indonesia-Malaysia akibat pandemi Covid-19, banyak kegiatan survei demarkasi dan permasalahan yang belum dibahas dan terlaksana oleh kedua negara, salah satunya adalah penyelesaian Outstanding Boundary Problems (OBP) Sektor Timur dan survei Investigation, Refixation and Maintenance (IRM),” jelasnya.

Dia melanjutkan, kegiatan tersebut sangat penting untuk terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan harus terus ditingkatkan kualitasnya. Hal ini dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah negara masing-masing dan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat kedua negara di kawasan perbatasan.

Dirinya meyakini kedua belah pihak berkomitmen untuk mencari solusi bersama dan menyelesaikan permasalahan dalam upaya penegasan garis batas negara Indonesia-Malaysia.

“Pada kunjungan Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Malaysia pada tanggal 7 sampai 8 Juni 2023, kedua pemimpin negara telah bersepakat agar 4 isu penyelesaian batas negara RI-Malaysia, yaitu, OBP Pulau Sebatik, OBP Sungai Sinapad-Sesai, Perairan Barat Pulau Sebatik (new West Pillar ke AA2 Pillar) dan Kawasan Intertidal di Timur Pulau Sebatik dapat diselesaikan pada bulan Juni 2024,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kemendagri, Pemda Harus Prioritaskan Implementasi SPM

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Suhajar, kedua negara diharapkan dapat menyelaraskan semua aktivitas yang diperlukan agar dapat sesuai dengan target di bulan Juni 2024. Kemudian, hal-hal yang telah terencana diharapkan bisa disepakati secara bersama-sama, sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada kendala yang berarti.

“Semoga kehadiran saya, akan memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Malaysia dalam bidang survei dan demarkasi yang sudah terjalin agar menjadi lebih baik untuk ke depannya,” ujarnya.

Selain itu, atas nama pemerintah Indonesia, Suhajar mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi dari Malaysia yang hadir di Kota Bogor. Dia berharap, para tamu undangan bisa menikmati keindahan dan keunikan Kota Bogor.

“Semoga persidangan dapat berjalan dengan sukses, dengan suasana penuh persahabatan dan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang mengakomodasikan kepentingan bersama bagi kedua negara,” tandas Suhajar. (HR/Mth/Puskem).

Berita Terkait

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Disaksikan Dewan Pers, PWI Akhirnya Tandatangani Panitia Bersama Kongres Persatuan
Peserta Retreat Magelang Semangat Olahraga Pagi, Mendagri Tito Ikut Senam Pagi Bersama
Kemendagri Gelar Monitoring Bahas Pemberian Keringanan Penerapan PKB, BBNKB, Opsen PKB, dan Opsen BBNKB
Refleksi Akhir Tahun 2024 Bersama Para Organisasi Pers
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:27 WIB

Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:25 WIB

Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang

Senin, 23 Juni 2025 - 11:24 WIB

Disaksikan Dewan Pers, PWI Akhirnya Tandatangani Panitia Bersama Kongres Persatuan

Berita Terbaru