Kabupaten Bima, Intrnewstoday.com – masyarakat wawo menuntut kepada Contraktor CV OQKI PUTRA atas terjadinya kerusakan jalan mengge kanda di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kebupaten Bima, NTB Nusa Tenggara Barat, Rabu (14/12/2022 ).
Abidin salah satu masyarakat desa maria di kecamatan wawo menjelaskan, pada saat wawancarai dilokasi kami sangat di sayangkan atas kerusakan jalan usaha tani di mangge kanda yang di lalui oleh kendaraan alat berat Exsavator yang sedang melakukan pekerjaan dengan pengerukan tanah untuk lapangan umum di wawo, anehnya tanpa menggunakan alas trek pada saat lewat sehingga aspal rusak, atau bisa juga melibihi tonasinya.
Padahal para pengusaha Contraktor pasti sudah tau jalan yang akan di lalui itu adalah aspal lapen yang belum lama ini baru di kerjakan bahkan baru beberapa bulan lalu yang pasti masih masih lembek dan belum benar-benar kering apabila alat berat melalui atau melintas, pasti akan rusak. Apalagi jalan tersebut adalah jalan untuk para usaha tani sangat aktif mengingat pada saat musim panen jagung maupun padi kami tetap gunakan jalan ini, ucap Abidin.
Di sisi lain, Camat Wawo Syarifuddin Basyar menjelaskan, adanya informasi oleh salah satu masyarakat melaporkan bahwa jalan menuju kuburan sangat rusak parah akibat di lalui kendaraan alat berat (Exsavator). Berdasarkan informasi tersebut saya langsung ke lokasi dan yatanya memang adanya kerusakan, lalu kami lakukan tindakan dengan menghentikan sementara kendara alat tersebut yang sedang beroperasi kerja bersama mobil damtrek sebanyak 5 unit saya suruh pulangkan kalau tetap operasi pastinya jalan ini sangat rusak parah.
Menurut Camat wawo, pada jalan Aspal tersebut baru 3 atau 4 bulan di kerjakan dan selesai itupun aspirasi dewan pusat, kami tunggu sudah 3 tahun lalu untuk di lakukan pengaspalan jalan karna itu jalan menuju ke kuburan rade woha harusnya di pelihara sebenarnya,” terang
Untuk itu Camat juga akan menegur dan memanggil kepada pihak pengembang ataupun kepada pihak Contraktor untuk meninjau langsung kelokasi dan cek lapangan agar melihat langsung kerusakan dan cepat memperbaiki pada jalan tersebut, karena saya selalu di tuntut oleh masyarakat akibat rusak nya jalan usaha tani.
Kalau saya tidak stop kan alat berat dan damtrek yang lalu lalang mau jadi apa jalan itu pasti rusak nya semakin parah apalagi itu aspal lapen pasti kualitas nya tidak memungkinkan,” tutupnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin Menjelaskan,” Pada saat di wawancarai melalui tlp selulernya saya udah koordinasi dengan pihak kontraktor terkait kerusakan jalan itu, Alhamdulillah pihak Contraktor nya akan bertanggung jawab terhadap jalan yang rusak yang di lalui oleh kendaraan alat berat Exsavator,” jelasnya.
Yasin juga berharap semoga selesai mereka kerjakan Proyek di lapangan langsung di perbaikan jalan yang rusak kasian masyarakat yang lewat, kalau terlalu lama-lama di biarkan aspal itu semakin rusak akibat musim hujan. (Amir).










