Sekjen Kemendagri Dorong Sekda Dukung Penuh Kepemimpinan Kepala Daerah

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, internewstoday.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong jajaran sekretaris daerah (sekda) untuk senantiasa mendukung penuh kepemimpinan kepala daerah. Menurut dia, salah satu peran sekda yakni membantu tugas-tugas kepala daerah. Karena itulah sekda perlu menunjukkan loyalitasnya kepada kepala daerah agar pemerintahan berjalan optimal.

“Sekda itu [diibaratkan seperti] lehernya kepala daerah. Jadi sekda itu harus bisa menyesuaikan diri dengan kepala. Gubernur itu kepala, bupati/wali kota itu kepala. Badan itu adalah handling manajemen, dinas adalah operasional manajemen, baru bisa berjalan seimbang,” ungkap Suhajar saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Lombok Raya Hotel, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (17/11/2023) malam.

Suhajar menyebutkan, tugas lainnya yang diemban sekda yakni menjaga keseimbangan hubungan kepala daerah dan wakilnya. Dalam perjalanannya, sering kali terjadi dinamika yang memicu timbulnya perbedaan pendapat antara kepala daerah dan wakilnya. Di titik inilah, kata Suhajar, sekda perlu menjaga keseimbangan hubungan pimpinan tersebut.

Baca Juga :  Fakta RI Desak Polisi KSB Bongkar Mafia Tanah Di Sumbawa

Selain kedua pimpinan itu, sekda juga harus menjaga keseimbangan hubungan baik dengan jajaran DPRD. Diakui Suhajar, tugas tersebut tidaklah mudah, sebab setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Kondisi itu akan semakin pelik manakala perbedaan sikap antar-pimpinan telah merembet pada urusan hukum. Karena itulah, kemampuan menjaga hubungan antarpihak perlu dimiliki sekda.

“Kalau [ada masukan mengenai kebijakan yang dibuat] kepala daerah menurut kita perlu sampaikan maka sampaikan saja, tapi jika kepala daerah sudah mengambil keputusan maka kepala daerah yang bertanggung jawab. Kita membantu untuk meringankan bebannya, jadi memang membutuhkan kesabaran,” tambah Suhajar.

Lebih lanjut, pada acara yang mengusung tema “Percepatan Digitalisasi Governance Menuju Indonesia Emas 2045-2050” itu, Suhajar juga menekankan pentingnya percepatan pelayanan digital.

Baca Juga :  Lalu Iqbal Mantan DUBES Turki  Diusung Gerindra Pilgub NTB 2024

Hadirnya revolusi digital berbasis internet memaksa pelayanan di semua sektor pemerintahan untuk mengadopsi inovasi di sektor digital. Diakui Suhajar, telah banyak daerah yang maju karena pelayanannya tergolong cepat, mudah, dan dapat membantu masyarakat. Pelayanan seperti inilah, kata dia, yang perlu terus dihadirkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Dia mencontohkan, sejumlah negara maju seperti Singapura dan Taiwan telah mengadopsi inovasi digital di hampir semua pelayanannya. Bahkan beberapa di antaranya telah menerapkan inovasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Di samping itu, negara tersebut juga telah mengubah paradigma pemerintahannya menjada organisasi pelayanan publik yang efektif.

“Organisasi pelayanan publik yang efektif adalah pelayanan yang di-connecting-kan dengan IT, sehingga menjadi lebih efektif,” tandasnya. (Amir/Puskem).

Berita Terkait

Wakil Gubernur NTB Ajak Perkuat Aksi Nyata Kolaborasi Turunkan Angka Stunting, Di Dua Kabupaten Yang Masih Zona Merah
Gubernur NTB & Gubernur SULSEL Menjalin Kerja Sama Hasil Pertanian Dan Pariwisata
Diah Citra Pravitasari Ketua DPRD Kabupaten Bima Di Laporkan ke Kejati NTB : “Pembagian Pokir Rp31 Miliar Tak Prosedural!”
𝐏𝐞𝐦𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐍𝐓𝐁 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐅𝐆𝐃 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐥𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐁𝐢𝐫𝐨𝐤𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐦𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐚𝐩𝐭𝐢𝐟
Advokat NTB Sebut Bupati KSB Terlapor Kasus Dugaan Mafia Tanah
Pengurus PWI NTB Saat Audensi Dengan PJ Gubernur NTB, DR Hasanuddin
Lalu Iqbal Mantan DUBES Turki  Diusung Gerindra Pilgub NTB 2024
Iqbal-Dinda Paslon Ideal untuk NTB
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:44 WIB

Gubernur NTB & Gubernur SULSEL Menjalin Kerja Sama Hasil Pertanian Dan Pariwisata

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:23 WIB

Diah Citra Pravitasari Ketua DPRD Kabupaten Bima Di Laporkan ke Kejati NTB : “Pembagian Pokir Rp31 Miliar Tak Prosedural!”

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:15 WIB

𝐏𝐞𝐦𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐍𝐓𝐁 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐅𝐆𝐃 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐥𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐁𝐢𝐫𝐨𝐤𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐦𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐚𝐩𝐭𝐢𝐟

Selasa, 10 Desember 2024 - 16:14 WIB

Advokat NTB Sebut Bupati KSB Terlapor Kasus Dugaan Mafia Tanah

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:11 WIB

Pengurus PWI NTB Saat Audensi Dengan PJ Gubernur NTB, DR Hasanuddin

Berita Terbaru