7.266 Camat di Indonesia Diminta Bersinergi Sukseskan Penanganan Pandemi

- Jurnalis

Sabtu, 2 April 2022 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Internewstoday.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Camat dalam Mendukung Penanggulangan Pandemi Covid-19 Tahun 2022 digelar secara hybrid di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (1/4/2022). Agenda tersebut mengambil tema “Sinergitas Camat dalam Penyelesaian Isu-isu Strategis Pemerintahan di Wilayah”.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan, pelaksanaan agenda ini sebagai momentum penting dan strategis dalam penanggulangan pandemi Covid-19 bersama seluruh camat di tanah air.

“Jumlah camat memang tidak sedikit, 7.266, inilah angka yang besar. Menunjukkan besarnya bangsa ini, negara dengan populasi nomor empat terbesar di dunia, 270 juta dan terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” katanya.

Mendagri memaparkan, kondisi pandemi yang berlangsung selama dua tahun ini mengalami penurunan. Presiden Joko Widodo telah mengambil langkah yang tepat dalam penanganan pandemi, termasuk para kepala daerah, camat, hingga kepala desa yang menjadi pelaku sejarah pandemi Covid-19 ikut bersinergi dan berperan terhadap capaian tersebut.

Baca Juga :  Ahli Waris Muazin Kemendagri Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

“Kita belajar dari pengalaman, trial and error, mencoba, gagal, mencoba, berhasil, dan seterusnya. Trial and error, trial and success. Nah, kita melihat bahwa dengan data-data yang ada sekarang, kasus konfirmasi tiga ribuan empat ribuan, itu relatif aman. Ingat bahwa negara kita adalah negara nomor 4 terbesar di dunia, 270 juta. Makin besar populasi semakin sulit pengendalian Covid,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para camat yang telah melaksanakan berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kebijakan-kebijakan tersebut baik berupa pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, kampanye protokol kesehatan, vaksinasi, dan lain sebagainya. Terlebih selama bulan Ramadan, Mendagri mengimbau para camat untuk terus menerapkan kebijakan penanggulangan Covid-19.

“Kalau shalat berjemaah pakai masker dalam jumlah banyak, fine, karena ini yang mencegah penularan sepanjang tidak dilepas. Tapi kalau buka puasa, tidak bisa, pasti dilepas, ya batasi jumlahnya. Khusus untuk pegawai pejabat tidak boleh melakukan buka puasa bersama, termasuk camat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala BPSDM Kemendagri Dorong Inspektorat Daerah Tingkatkan Kompetensi Dalam Pencegahan Korupsi

Mendagri menambahkan, di era globalisasi, dunia telah berubah menjadi kampung kecil (global village). Hal ini memberikan efek domino bagi satu negara ke negara lain. Misalnya dalam kasus penularan penyakit saluran pernapasan membuat mudah menular termasuk pandemi Covid-19. Banyak dampak yang ditimbulkan setelahnya seperti dampak ekonomi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berkurang, krisis pengangguran, krisis sosial, hingga krisis politik.

“Ada pepatah semua awan itu pasti ada sinar cerah yang berwarna perak di atasnya. Dalam bahasa Indonesia kira-kira setiap musibah ada hikmahnya. Hikmahnya banyak juga, jalan di Jakarta aman lancar tidak macet, udara menjadi bersih tidak polusi. Nanti percayalah orang Jakarta suatu saat akan merindukan lagi situasi pandemi Covid, bukan Covid-nya, situasinya, lancar aman,” terangnya.

Sebagai informasi, Rakernas tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra. (hr/Puskem).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru