Kampung Nelayan Kalibaru Dikepung Sampah, Warga: Bau Udah Biasa, Cuman Jadi Banyak Nyamuk…!

- Jurnalis

Senin, 31 Juli 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, interneestoday.com – Banyak sampah menumpuk setiap harinya di Tempat Pembuangan Sampah di kampung nelayan kalibaru Cilincing, Sememtara (TPS), Kelurahan Kalibaru Jakarta Utara.

Dari kejauhan tumpukan sampah ini bisa terlihat jelas, karena kebanyakan sampah yang dibuang yaitu beragam sampah plastik, styrofoam, sampah rumah tangga, Pada Senin (31/07/2023).

Keberadaan sampah selain dapat merusak kelestarian lingkungan juga bisa menganggu kesehatan masyarakat. Pencemarannya bisa melalui tanah, air, udara ataupun kontak dengan organisme lain, hal ini bisa menimbulkan penyakit.

Baca Juga :  Polrestro Jakpus Lakukan Operasi Skala Besar, Tangkap 26 Tersangka Narkoba dan menyita 2 Kg Sabu di Kalipasir

Selain menimbulkan bau yang tidak sedap, adanya sampah itu juga mendatangkan nyamuk (Culicidae) dan tikus (Muridae), karena keduanya merupakan hewan yang berhabitat dengan tumpukan sampah. Bersama keluarganya dia merasa khawatir terpapar penyakit demam berdarah, apalagi saat sedang hujan.

Tampaknya dinas kebersihan Jakarta Utara tidak merespon keluhan warga untuk segera membuang sampah yang sudah menumpuk tersebut.

Baca Juga :  Bawa Sajam, Stik Golf Hingga Petasan, Delapan Pelajar Diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat

Amir (47) tahun penguna jalan sehari-hari melintas minta kepada bapak PJ Gubernur DKI Heru Budi Hartono turun langsung ke jalan kp nelayan kalibaru cilincing jakarta utara dan minta jajaran memindahkan tumpukan sampah serta para gubuk liar PKL tersebut untuk di tertipkan sehingga tumpukan sampah tersebut dapat kelokasi pembuangan sampah yang lebih besar. (Wbo).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru