GMAK Protes Kapolda, Sebut Ada pengusaha TAIPAN Bisa Kendalikan Aparat

- Jurnalis

Jumat, 8 Desember 2023 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA BARAT,Media Internewstoday–Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) Sumbawa Barat, menyebut pengusaha keturunan China, Taipan mengaku bisa mengendalikan proses hukum yang ditangani aparat Kepolisian.

“Ada oknum pengusaha Taipan yang mengaku dekat dengan Pejabat di Polda dan mampu mengendalikan proses hukum terhadap dugaan korupsi kebocoran pajak negara yang melibatkan oknum kepala Syahbandar, di pelabuhan kelas II Benete, Batu Hijau,” kata, ketua GMAK, Gusty Lanang Medyar, di Taliwang, Ibu kota Sumbawa Barat, Jum’at (8/12).

Oknum pengusaha taipan tersebut, disebut berinisial, BA, yang berdomisili di Sumbawa Besar. Gusty mengatakan, oknum pengusaha tersebut merupakan pemain lama di dunia bongkar muat pelabuhan. Usaha bongkar muat dan trackingnya menyasar pelabuhan Benete, Badas hingga Nusa Tenggara Timur. Informasi soal pengakuan oknum ini, menurut Gusty, disampaikan langsung saat pertemuan dengan perwakilan GMAK beberapa kali. Pengusaha ini mengaku terganggu dengan aksi GMAK di Pelabuhan Benete, yang justru menuntut dihilangkannya monopoli dan proses hukum atas kepala Syahbandar.

Baca Juga :  Bupati Bima Luncurkan Bantuan 449 KPM Program Lansia

GMAK memperingatkan seluruh insitusi penegak hukum untuk menjaga Marwah. Aparat kepolisian menurutnya institusi yang indeks persepsi kesukaan masyarakat mulai membaik. Jadi, tidak perlu dikotori dengan fitnah dan issue oknum pemodal taipan yang menyesatkan.

GMAK menurut Gusty Lanang, sebagai aliansi masyarakat sipil di Sumbawa Barat tengah memperjuangkan keseimbangan akses pengusaha lokal. Utamanya usaha bongkar muat dipelabuhan di KUPP Benete. Usaha bongkar muat, keagenan dan transportasi bongkar muat kapal di monopoli oknum pengusaha Taipan dengan bekerja sama oknum kepala Syahbandar setempat.

“Modusnya mereka oknum pengusaha Taipan dan oknum kepala Syahbandar setempat membuat badan usaha yang berbeda beda. Mengatas namakan lokal, namun pemodal dan pengendalinya satu. Jadi pengusaha lokal yang asli lambat laun tidak kebagian pekerjaan. Mereka monopoli semua potensi sesama mereka. Ini yang kita perangi,” tandasnya.

Gusti menegaskan, aksi demonstrasi dua jilid yang dilakukan aliansi LSM, beberapa waktu lalu sejatinya menuntut dihentikan monopoli oleh oknum pengusaha Taipan ini serta segera memproses hukum dugaan korupsi kebocoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penyewaan seluruh aset negara di KUPP Benete.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kab. Bima Dapil IV Ma'rif Takwa, Desak Pemda Bangun Jembatan dan Jaringan HP di Ambalawi-Wera

Bukti dan laporan telah dilayangkan kepada Kepolisian Sumbawa Barat. Bahkan penyidik satuan kriminal khusus Polda NTB telah diterjunkan memeriksa dokumen di KUPP setempat.

“Kita minta Kapolda NTB mengatensi ulah oknum pemodal Taipan ini yang semaunya mengendalikan usaha dan mengaku bisa mengendalikan aparat bahkan kasus. Kita dukung Kapolres Sumbawa Barat untuk segera gelar perkara dan menaikkan kasus korupsi yang melibatkan kepala Syahbandar ke Penyidikan,” demikian, Gusti.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harap yang dikonfirmasi wartawan mengaku masih menyelidikan kasus dugaan korupsi di KUPP Benete. Pihaknya bahkan tengah mengumpulkan dokumen serta bahan keterangan termasuk memanggil pihak pihak terkait.

“Kita masih terus pulbaket Mas. Pemeriksaan dokumen dan meminta keterangan,” kata, Yasmara kepada wartawan, via WhatsApp, Kamis (7/12) lalu.

bb01

Berita Terkait

Wakil Bupati Bima Bersama TN-POLRI Ciptakan Lingkungan, Bersihkan Pesisir Lewintana Soromandi
Wakil Bupati Dan Kapolres Kabupaten Bima Hadirin Acara launching MBG   Lewintana
Salah Satu Penambang Emas Di So, Sori Pesa Ucapkan Terima Kasih Atas Terbitnya Izin Pertambangan Rakyat ( IPR )
Pemerintah Desa Pesa Dan Pengurus Koperasi  Sosialisasi  wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR )
Pemerintah Desa Pesa Sosialisasi lahan masuk di wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR ) Dengan Masyarakat Dan Koperasi
Dinas PUPR Kabupaten Bima Gelar Upacara Hari Bakti Ke-80
Bupati Bima Wujudkan  ASN Transformasi Digital
Anggota DPRD Kabupaten Bima Fraksi PAN dan PKS Menolak Pokir Rp.31 Milyar Tahun  2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 06:47 WIB

Wakil Bupati Dan Kapolres Kabupaten Bima Hadirin Acara launching MBG   Lewintana

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:17 WIB

Salah Satu Penambang Emas Di So, Sori Pesa Ucapkan Terima Kasih Atas Terbitnya Izin Pertambangan Rakyat ( IPR )

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:11 WIB

Pemerintah Desa Pesa Dan Pengurus Koperasi  Sosialisasi  wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR )

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:20 WIB

Pemerintah Desa Pesa Sosialisasi lahan masuk di wilayah Pertambangan Rakyat ( WPR ) Dengan Masyarakat Dan Koperasi

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:21 WIB

Dinas PUPR Kabupaten Bima Gelar Upacara Hari Bakti Ke-80

Berita Terbaru