Jakarta, internewstoday.com – Sebanyak 30 sepeda motor yang parkir pada area terlarang di kawasan keLapa gading, Pada Kamis (07/09/2023) disanksi cabut pentil.
Terkait parli di bahu jalan dan di atas trotoar,udah kita himbau uktuk tidak memarkirkan roda dua nya di bahu jalan dan di atas trotoar,parkir kan kendaraan nya di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak swasta dan pemerintah, semoga jakarta kedepan lebih tertib dan nyaman buat pengguna roda dua dan 4 khususnya wilayah kelapa gading, 102 dekat mitra keluarga jalan gading kirana KGB.
Giat operasi cabut pentil (OCP) ini dilaksanakan petugas dari Satpel Perhubungan, kecamatan kelapa gading Jakarta Utara.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Perhubungan Kecamatan Gading bpk Pijay mengatakan, giat ini dilakukan untuk menertibkan parkir liar di kawasan wilayah kelapa gading yang akhir-akhir ini ramai dikunjungi parkir liar.
“Sanksi cabut pentil kami berikan kepada sepeda motor yang parkir di bahu jalan dan area terlarang,” kata pijay, Kamis (07/09/2023).
Pijay mengungkapkan, pihaknya tidak melarang di kawasan kelapa gading tersebut. Namun dia mengimbau masyarakat saling menghargai sesama pengguna jalan, karena yang melintas kawasan tersebut banyak, ada yang pengguna di bahu jalan dan di atas trotoar.
Sebelumnya sudah kita himbau untuk tidak memarkirkan roda dua nya di bahu jalan dan di atas trotoar, parkir kan kendaraan nya di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak swasta dan pemerintah.
Para petugas juga akan terus mengarahkan dan mengatur arus lalu lintas pada jalan dan di atas trotoar, dengan parkir kan kendaraan nya di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak swasta dan pemerintah.
Semoga jakarta kedepan lebih tertib dan nyaman buat pengguna roda dua dan 4 khususnya wilayah kelapa gading, 102 dekat mitra keluarga jalan gading kirana KGB.
“Penertiban ini melibatkan 20 petugas Kami akan terus melakukan penertiban dan pengawasan apabila masih ada kendaraan yang melanggar aturan,” tegasnya.
“Pada intinya, kami akan melakukan penjagaan dan imbauan terlebih dahulu. Jika masih belum patuh baru kita lakukan penertiban kembali sampai mereka jera,” ucapnya. (Wbo).










