Kepala BSKDN Kemendagri: Pemkab Tulungagung Harus Cermat Identifikasi Potensi Inovasi

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, internewstoday.com – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung cermat mengidentifikasi potensi inovasi. Menurutnya, upaya tersebut dapat membangun ekosistem inovasi yang kuat di Kabupaten Tulungagung. Tidak hanya itu, identifikasi yang tepat juga dapat menghasilkan nilai kematangan inovasi yang tinggi hingga hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) ke depannya juga akan semakin baik.

“Kita tidak menilai inovasi per inovasi, tetapi ekosistem inovasi. Untuk mencapai itu kita harus mengetahui common enemy kita atau musuh bersama di Tulungagung untuk diselesaikan secara bersama-sama yang melibatkan lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ungkap Yusharto saat menerima kunjungan Pemkab Tulungagung di Ruang Video Conference Kantor BSKDN, Jakarta, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga :  Perkuat Kompetensi Aparatur Hukum Daerah, Kemendagri Gelar Rakornas Bidang Hukum 2023

Lebih lanjut, Yusharto menjelaskan, permasalahan yang kerap dihadapi daerah salah satunya adalah bagaimana cara meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat, baik di bidang industri maupun pertanian. Yusharto menyarankan agar Pemkab Tulungagung mengidentifikasi potensi di daerahnya terlebih dahulu. Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui inovasi yang tepat. Misalnya dalam memanfaatkan potensi pertanian, Pemkab Tulungagung bisa mulai melibatkan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam penyediaan benih maupun pupuk.

“Mereka (pemilik UMKM) dikasih NIB (Nomor Induk Berusaha) sehingga mereka bisa menyediakan kebutuhan sebagai hulunya pertanian,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan melibatkan UMKM, itu berarti pengembangan pertanian di wilayah Tulungagung tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian setempat. Namun, hal itu juga menjadi tugas Dinas Perindustrian hingga Dinas Perhubungan.

Baca Juga :  Kepala BSKDN Minta Regulasi Penyusunan ITKPD Segera Dimatangkan

“Demikian kita bersama-sama mengatasi common enemy kita yaitu menjadikan pendapatan per kapita petani lebih baik yang dinilai dari nilai tukar petani,” jelasnya.

Selain memotivasi setiap OPD untuk menciptakan inovasi, Yusharto juga mengarahkan Pemkab Tulungangung untuk memperbarui inovasi yang penerapannya sudah lebih dari 2 tahun. Inovasi yang telah diperbarui tersebut dapat kembali diikutsertakan dalam pengukuran IID. Upaya tersebut dinilai dapat meningkatkan ekosistem inovasi Kabupaten Tulungagung menjadi lebih baik.

“Sebenarnya relatif banyak inovasi yang dilaporkan Kabupaten Tulungagung, hanya saja dalam proses pelaporan itu beberapa indikator yang dimintakan untuk dipenuhi hampir 40 persen tidak terisi. Untuk itu ke depan harus lebih hati-hati dalam penginputan data. Kami siap untuk mendampingi Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan inovasi,” pungkasnya. (Red/Puskem).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru