Adik Kandung Korban Penganiayaan Minta Pernyataan Bupati Lebak Dicabut

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2023 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Lebak, internewstoday.com – Adik korban guru perempuan Moh Jumri meminta orang nomor satu di lingkungan pemerintahan Kabupaten Lebak Iti Octavia Jayabaya mencabut pernyataannya yang menyebut bahwa pelaku penganiayaan merupakan sodara. Munurut Jumri, pernyataan dari Bupati dua periode tersebut perlu diluruskan dan tidak benar.

“Mungkin maksud Bupati (Iti Octavia Jayabaya) antara korban SB dan SO masih sodara dari Nabi Adam AS. Bupati tidak mengkroscek ketika mendapatkan informasi tersebut dan ketika diwawancara oleh rekan rekan media langsung memberikan mengeluarkan asumsi pernyataan demikian,’’ kata adik korban kekerasan perempuan, Moh Jumri, Selasa (19/09/2023)

Jumri menjelaskan sebenarnya antara korban dan pelaku memang tidak ada hubungan keluarga. Apalagi, kata Jumri tudingan dari Bupati Lebak yang menyebut bahwa ada konflik di rumahnya dan di dalam keluarganya itu tidak benar.

“Itu pernyataan dari Bupati Iti tidak benar dan bisa mencederai nama baik keluarga korban dari penganiayaan seorang oknum guru ASN di lingkungan kabupaten lebak.

Maka itu, saya sebagai adik dari keluarga korban meminta secara hormat kepada Ibu Bupati untuk segera mencabut pernyataan itu karena bisa menimbulkan opini sesat kepada public terutama kepada narasumber yang memberikan perhatian atas tindakan guru criminal tersebut terhadap kaka saya (korban) kasus penganiayaan ini,’’ jelas Jumri.

Baca Juga :  AKP Fadli Amri Ajak Hidup Sehat, Mengembangkan Gula Cair Berbahan Baku Ekstrak Daun Stevia

Lebih lanjut, kata Jumri pihaknya meminta kepada penegak hukum agar tidak terpengaruh peryataan Bupati Lebak yang dinilai bisa menyesatkan opini public. Selanjutnya, pihak keluarga juga meminta kepada Dinas Pendidikan Lebak dan Lembaga pengawasan etik tindak pidana criminal oleh oknum guru ASN ini agar segera ditindak lanjuti untuk diberikan disiplin sesuai dengan perbuatan pelaku.

“Saya berharap ke semua pihak jangan membuat opini-opini liar untuk menggiring seolah kasus ini adalah perselisihan antara keluarga. Ini jelas sangat merugikan kami sebagai korban untuk mencari keadilan.’’ Ucap Jumri.

Sebelumnya muncul pernyataan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menuturkan, prosesnya sudah ditangani oleh aparat Polres Lebak. Sementara Pemkab Lebak menunggu hasil pemeriksaan dari Polres Lebak.

“Itu kan sedang diproses oleh aparat penegak hukum, jadi makanya kita menunggu proses dari Polres dan aparat penegak hukum lainnya. Baru kita akan menindaklanjuti,” ujar Iti, Pada Senin, (18/09/2023).

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Kreatif, BSKDN Kemendagri Dorong Pemprov NTB Tingkatkan Inovasi Berbasis Riset

Ditambahkannya, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bagi Pemkab Lebak agar dikemudian hari tidak ada lagi kejadian yang sama terjadi.

“Karena yang saya dengar itu masih sodaraan, ASN-nya saudaraan itu. Makanya saya gak tahu kalo masih saudaraan kan setelah kasus ini baru tahu. Mungkin ada konflik di rumahnya dan di keluarganya, yang berimplikasi ke kegiatan belajar mengajar, jadi ini akan menjadi evaluasi bagi kami,” ujarnya.

Tindakan yang dilakukan pelaku terhadap korban saat ini, lanjut dia, menjadi perhatian bagi BKPSDM Kabupaten Lebak untuk memberikan sederet sanksi kepada pelaku yang diduga telah melakukan penganiayaan.

“Jadi sifatnya menunggu hasil dari kepolisian, untuk Sanski sesuai dengan penetapan tersangka. Bisa Pemberhentian sementara hingga pemecatatan,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Lebak Eka Prasetiawan.

Untuk sederet sanksi yang akan diberikan, lanjut dia, tergantung dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Lebak.

Kami tinggal menunggu hasil saja. Untuk sanksi dimulai dari sanksi ringan penurunan gaji, sanksi sedang penurunan pangkat, dan sanksi berat yakni pemecatatan,” pungkasnya. (HR).

Berita Terkait

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN
Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan
Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis
Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Makmur Hidayat dan Nurhanisda, Pasangan Kelahiran Krui Pesibar Ini Terharu: Dua Putranya ‘Bergilir’ Jadi Perwira Remaja TNI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Kamis, 27 November 2025 - 13:24 WIB

Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan

Jumat, 21 November 2025 - 13:49 WIB

Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis

Jumat, 21 November 2025 - 09:12 WIB

Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 

Berita Terbaru