Pergelaran Angklung di GBK, Kolosal OASE KIM Dorong UMKM Dalam Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi

- Jurnalis

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, internewstoday.com – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke -78, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) menginisiasi pergelaran angklung secara kolosal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Pada Sabtu, (05/08/2023),

Acara tersebut dengan melibatkan sebanyak 15.110 pemain angklung. Para pemain tersebut memainkan angklung selama 7 menit tanpa henti dengan nada dan musik yang padu.

Para pemain memainkan lagu nasional “Berkibarlah Benderaku” dan lagu “Wind of Change”. Gelaran tersebut berhasil memecahkan rekor dunia atau Guinness World Records (GWR).

Menurut Tri Tito Karnavian, selaku koordinator acara, ide awal pergelaran angklung kolosal ini berasal dari Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Sebagai upaya untuk memperkuat nasionalisme dan semangat cinta tanah air.

Selain itu, inisiasi ini sekaligus menjadi upaya mendorong ekonomi kreatif dalam pemulihan ekonomi melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pasca pandemi. “Sebab, pasca-pandemi Covid-19, sektor UMKM menjadi salah satu tumpuan utama dalam pergerakan ekonomi masyarakat,” terang Tri.

Baca Juga :  Parkir Liar di Jalan Raya Cilincing Jakarta Utara Sangat Menyumbat Arus Lalu

Salah satu contoh nyata UMKM berperan besar dalam menopang perekonomian saat pandemi ditunjukkan oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY, perekonomian daerah setempat tetap tumbuh meski dihantam pandemi.

Atas alasan itu pula, dalam berbagai kesempatan, pemerintah selalu mendorong semua pihak untuk mendukung sektor UMKM. Yakni sebagai ikhtiar menjaga perekonomian baik di tingkat daerah maupun nasional.

Terbukti, berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku UMKM telah menyumbang besaran Produk Domestik Bruto (PDB) sebanyak 62,55 persen. Tak kalah penting juga turut menyumbang tenaga kerja sebesar 97,22 persen.

Lebih lanjut, Tri berharap, pergelaran yang diinisiasi OASE KIM ini akan membuat angklung tetap lestari di dalam maupun luar negeri. “Melalui acara ini kita berharap dapat melestarikan angklung, sehingga terus dikenal baik di dalam negeri maupun luar negeri,” tambahnya.

Baca Juga :  BSKDN Kemendagri: Peran JFAK Harus Ditingkatkan Demi Kebijakan Publik yang Inovatif dan Berbasis Bukti

“Kemudian kegiatan ini juga bisa memberikan inspirasi bagi bangsa lain untuk mengenali dan menghargai keunikan budaya Indonesia,” tandasnya.

Seperti diketahui, angklung merupakan alat musik khas dari Indonesia yang terbuat dari bambu. Pada November 2010, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) telah menetapkan angklung sebagai warisan budaya tak benda.

Diketahui beberapa pihak ikut berpartisipasi di dalamnya, seperti OASE KIM, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri, Kemensetneg, Kemendikbud, Kementerian PAN RB, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perhubungan.

Selain itu, dilibatkan pula Praja IPDN, Taruna dan Taruni Politeknik Transportasi Darat Indonesia Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD), Mabes Polri dan DWP Polri, Persit, berbagai organisasi perempuan, pelajar SMP, SMA, TP PKK Pusat, TP PKK daerah, serta beberapa pihak terkait lainnya. (HR, hdr/cep/Puskem).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:27 WIB

Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Berita Terbaru