Adayan Pembiaran Pak ogah di Jakarta Utara Kembali Meresahkan

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, internewstoday.com – Maraknya Pak ogak yang meminta sejumlah uang kepada setiap pengendara terutama mobil boks, truk dan kontainer yang melintas di Sepanjang Jalan Raya kebon baru Cilincing jalan semper Plumpang, Semper, Simpang Lima Semper Koja, Jalan Raya Cacing, Jalan Raya Sunter, dan Jalan Arteri Marunda dikeluhkan warga. Pasalnya, selain memaksa pengedara untuk memberikan uang keberadaan juga menimbulkan kemacetan.

Untuk itu pengendara dan warga yang melintas di sekitar lokasi berharap kepada aparat segera menertibkan. Sebab keberadaannya terutama pagi dan sore hari menjelang malam selalu banyak dan rata-rata anak-anak di bawah umur.

Baca Juga :  Cek Arus Balik Lebaran TA 2023 Dalam Jadwal One Way, Contraflow Dan Ganji Genap

“Kepada Bapak polisi, maupun Dishub dan Satpol PP dan jajarannya, Kasudin Sosial Jakarta Utara dan jajarannya. Mohon tertibkan pak ogah yang kerap meresahkan ini, karena sangat mengganggu pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki, terutama pada karyawan atau karyawati yang pulang malam hari karena rawan pemalakan dan penjambretan bahkan pelecehan” kata Mardus 44, Warga Kebon Baru, Semper Barat.

Bukan hanya itu, situasi macet yang ada di sepanjang jalan Cacing sangat diresahkan pak ogah bukan cuma meminta-minta kepada pengendara terutama truk, kontainer dan mobil boks mereka tidak segan-segan memaksanya.

Baca Juga :  Usai Pelaksanaan Swan Antigen, 32 Warga Kebon Jeruk Non Reaktif

Dalan, (45) sopir kontainer juga mengaku sangat resah dengan keberadaan mereka. Sebab banyaknya Pak Ogah ini bukan membuat arus lalulintas lancar tapi malam macet. “Mereka itu rata-rata anak-anak di bawah umur meminta uang dengan cara bergerombol. Keberadaan mereka sudah lama tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari aparat terkait,” terangnya.

Keluhan ini disampaikan warga ke redaksi Media melalui aspirasi warga dengan isi. ‘Yth. Bapak Pj Gubernur DKI Jakarta. Tolong ditertibkan pak ogah Menjamur di jakut Mohon untuk tindaklanjutnya. (wbo).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru