Perencanaan Kawasan Pulau Lombok Harus Tepat Sasaran

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, Internewstoday.com -Tiba giliran lima kepala daerah di Pulau Lombok memaparkan situasi dan usulan program nya dalam Pra Musrenbang, Rabu (30/3)ini. Kami juga mendatangkan kisah dari para pengusaha lokal, bagaimana proses dan jatuh bangun mereka dalam mengembangkan usaha di NTB,” kata Kepala Bappeda NTB Dr Ir H Iswandi MSc.

Walaupun situasi alam dan budaya masyarakat yang berbeda di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok, namun isu kewilayahan diantara keduanya hampir sama. Jika Pulau Lombok mengalami situasi masih banyaknya rumah tidak layak huni, maka Pulau Sumbawa pun demikian dengan isu yang lebih spesifik yaitu masih rendahnya cakupan air bersih dan sanitasi di perdesaan. “Kondisi berbasis kawasan ini perlu kita pahami, agar program lebih tepat guna, juga bagaimana mengsinergikan diantara keduanya,” jelas Iswandi.

Baca Juga :  Ditlantas Polda NTB Gelar Patroli Ngabuburit Selama Bulan Ramadhan

Sementara itu, Kepala Bappeda Lombok Utara mewakili Bupatinya memaparkan situasi tingginya persentase kemiskinan. Hal ini terjadi karena rendahnya tingkat pendidikan-tingkat pendapatan- pemanfaatan potensi sumber daya ekonomi, bencana alam, dan belum meratanya pelayanan dasar. “Kabupaten Lombok Utara optimis untuk bangkit sehingga mengangkat tema pemulihan ekonomi pada RKPD tahun 2023,” jelasnya.

Begitu pula dengan para kepala daerah lainnya, yang mengawali paparan dengan gambaran kondisi wilayah, lalu diturunkan dalam bentuk isu strategis pembangunan dan tema spesifik dari masing-masing kabupaten-kota untuk tahun 2023. “Kita semua harus bekerja sinergi dan efektif untuk mencapai target pembangunan, di tahun terakhir masa kepemimpinan Zul-Rohmi,” ujar Iswandi.

Selain lima kepala daerah, Pra Musrenbang hari ini makin istimewa, karena mendatangkan tiga pelaku usaha lokal yang mampu menembus pasar internasional. Kisah naik turun dari Pimpinan UD Dahlia Group, Affan Shammakh membuka cerita. “Situasi pandemi menyebabkan kami kesulitan mengirim hasil ikan segar ke luar negeri” Ujarnya. Sementara itu Mohir dari Rempah Organic Lombok menyebut, NTB adalah salah satu dari dua provinsi di Indonesia yang bisa mengekspor vanili standar internasional.

Baca Juga :  Polsek Narmada Melakukan Kegiatan PPKM Darurat Dan Himbauan Protocol Covid - 19

Etty Suryaningsih ST dari PT. Agro Zeer Annur kemudian menutup sesi ini dengan optimisme, besarnya potensi sumber daya alam NTB yang dibutuhkan internasional, khususnya produk pertanian organik. “Petani tidak bisa bekerja sendiri, kita perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah, mari kita jadikan semua produk keluaran NTB adalah produk organik’ pungkasnya. (Amr).

Berita Terkait

Wakil Gubernur NTB Ajak Perkuat Aksi Nyata Kolaborasi Turunkan Angka Stunting, Di Dua Kabupaten Yang Masih Zona Merah
Gubernur NTB & Gubernur SULSEL Menjalin Kerja Sama Hasil Pertanian Dan Pariwisata
Diah Citra Pravitasari Ketua DPRD Kabupaten Bima Di Laporkan ke Kejati NTB : “Pembagian Pokir Rp31 Miliar Tak Prosedural!”
𝐏𝐞𝐦𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐍𝐓𝐁 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐅𝐆𝐃 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐥𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐁𝐢𝐫𝐨𝐤𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐦𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐚𝐩𝐭𝐢𝐟
Advokat NTB Sebut Bupati KSB Terlapor Kasus Dugaan Mafia Tanah
Pengurus PWI NTB Saat Audensi Dengan PJ Gubernur NTB, DR Hasanuddin
Lalu Iqbal Mantan DUBES Turki  Diusung Gerindra Pilgub NTB 2024
Iqbal-Dinda Paslon Ideal untuk NTB
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:44 WIB

Gubernur NTB & Gubernur SULSEL Menjalin Kerja Sama Hasil Pertanian Dan Pariwisata

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:23 WIB

Diah Citra Pravitasari Ketua DPRD Kabupaten Bima Di Laporkan ke Kejati NTB : “Pembagian Pokir Rp31 Miliar Tak Prosedural!”

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:15 WIB

𝐏𝐞𝐦𝐩𝐫𝐨𝐯 𝐍𝐓𝐁 𝐆𝐞𝐥𝐚𝐫 𝐅𝐆𝐃 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐥𝐞𝐦𝐛𝐚𝐠𝐚𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐁𝐢𝐫𝐨𝐤𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐃𝐢𝐧𝐚𝐦𝐢𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐝𝐚𝐩𝐭𝐢𝐟

Selasa, 10 Desember 2024 - 16:14 WIB

Advokat NTB Sebut Bupati KSB Terlapor Kasus Dugaan Mafia Tanah

Rabu, 24 Juli 2024 - 11:11 WIB

Pengurus PWI NTB Saat Audensi Dengan PJ Gubernur NTB, DR Hasanuddin

Berita Terbaru