Bogor, Internewstoday.com – Ada beberapa pembangunan gedung sekolah mengendap (Mangkrak) dalam pekerjaannya di Kecamatan Cibinong yang seharusnya menjadi skala prioritas, namun kenyataannya tidak demikian yang terjadi di lapangan.
Diantaranya pembangunan sekolah yang terjadi pada sekolah SDN Pabuaran 7 Kelurahan Pabuaran, SDN Citatah Jaya Kelurahan Ciriung, SDN Pabuaran 03 Kelurahan Pakansari dan Cipayung 02.
Pembangunan beberapa sekolah ini sebenarnya sudah dilakukan pada tahun sebelumnya, pada tahap awal pembangunan lantai dasar atau ruang kelas karena pembangunan rencana bertingkat atau berlantai dua, maka pembangunan akan dilaksanakan dan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
Namun anehnya pembangunan tidak terselesaikan pada tahun berikutnya atau pada tahun 2021 ini.
°Capek om, masak harus mengajukan lagi,° Salah satu kepala sekolah menuturkan, “Saya juga gak tau ini kok gak diteruskan, katanya waktu itu karena bertingkat menjadi skala prioritas, tapi nyata tahun ini gak ada, apalagi disuruh ajukan lagi, capek om, ucapnya.
Pantauan dilapangan, memang terasa janggal sekali, apalagi ada beberapa sekolah yang telah direhab padahal masih layak pakai, namun seakan dipaksakan. Apalagi dana yang digelontorkan tidak berbeda jauh bila di alokasikan kepada sekolah yang memang prioritas pembangunan lanjutan atau bertingkat.
Yang lebih memprihatinkan ketika turun hujan lantai atas yang sudah di lakukan ( Cor Dak ) yang berfungsi sebagai atap ruang kelas kwalitasnya dipertanyakan, Karena air akan merembes bahkan menetes kebawah. Lebih parah lagi terdapat dinding serta tiang penyangga bangunan gedung sekolah banyak yang retak dan telah mengelupas.
Inilah gambaran carut marutnya pembangunan gedung sekolah di kabupaten bogor, khususnya di Kecamatan Cibinong, ada apa sebenarnya ???.
Sementara itu Kepala bidang Sarana Prasarana (Satpras) Rameni ketika dihubungi belum dapat memberikan tanggapan. (hdr/RB).










