Tempat Iburan Malam Di Koljem Rawah Malang Cilincing Masih Beroperasi

- Jurnalis

Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Internewstoday.com – Praktik prostitusi masih terjadi wilayah yang biasa disebut di Jalan Kali Cakung Drainase, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Pantauan di lokasi terhitung masih berdiri belasan kafe remang-remang di sebagian Jalan Cakung Drainase, Cilincing, Jakarta Utara.

Keberadaan pada tempat liburan atau pun kafe-kafe yang buka di malam masih terlihat beroperasi di malam hari. Hingga pantauan di lapangan masih ada kafe-kafe tempat hiburan yang beroprasi hingga malam hari.

Sebagian bangunan tersebut pun berdiri di bantaran kali yang tentunya melanggar aturan pendirian bangunan. “Di cafe-cafe situ pasti masih ada (prostitusi). Nanti kalau udah malam di sini banyak perempuan yang mangkal,” kata seorang pemilik warung yang biasa dipanggil Bu Yanti saat ditemui di lokasi, Pada Rabu (13/10/2021).

Baca Juga :  Mendagri Harap Pemerintah Desa Bangkit dan Mampu Menjadi Sentra Ekonomi Baru

Di sisi lain warga cilincing yang tidak mau disebut namanya mengaku resah dan meminta aparat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara untuk mengambil langkah tegas. Selain menutup kawasan prostitusi Boker, warga juga meminta agar puluhan panti pijat tradisional yang disinyalir menjadi bisnis terselubung ikut ditertibkan.

Dia juga mengatakan sudah tidak ingat sejak kapan tempat di daerah tersebut berlangsung, karena menurutnya hal itu sudah lama berlangsung. Kendati demikian, dia menuturkan cafe-cafe tersebut tidak memiliki ruangan untuk praktik prostitusi, sehingga lokasi itu hanya menjadi tempat untuk mencari wanita malam dan diduga dibawa ke tempat atau pun losmen dengan penginapan di tempat berbeda.

Penuturan serupa disampaikan iwan seorang warga jakarta utara yang mengatakan banyak PSK yang kerap mangkal di kawasan Koljem Cilincing. “Iya, banyak yang perempuan malam yang sering mangkal di kawasan kali cakung gren Rawah malang tuturnya.
Selain cafe remang-remang, di sebagian besar Jalan kali Cakung Drainase di Cilincing. juga dijadikan lapak pengumpul sampah plastik dan pembuatan arang batok kelapa.

Baca Juga :  Mendagri Minta Jaringan TP PKK yang Tersebar di Berbagai Daerah Diberdayakan

Kombinasi hal tersebut membuat jalan cakung drainase yang merupakan jalan alternatif untuk menuju Cilincing menjadi kumuh dan tidak sedap dipandang. Bahkan terlihat sejumlah bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran kali sudah pasti menyalahi aturan. Sejatinya bantaran kali tidak boleh digunakan untuk bangunan karena sudah tentu akan mengganggu aliran air pada kali tersebut. (hdr).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru