Masyarakat Menggeluh Desak Menkominfo, Blokir Game Online

- Jurnalis

Kamis, 10 Juni 2021 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bima, Internewstoday.com – Keberadaan game online dianggap berpotensi merusak mental generasi Penerus bangsa Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) didesak untuk segera memblokir semua aplikasi game online.

Amiruddin Reynal Selaku Pimpinan Umum pada media buserbima.com Menyampaikan,” pokoknya semenjak ada game online mental anak-anak mulai dari SD Hingga dewasa sudah tidak ada lagi kegiatan lain melaikan, main game terus. Apalagi ketika sedang main disuruh ini itu aja tidak mau dengar saking asiknya bermain game,” ujarnya pada saat di wawancarai pada Kamis pagi (10/06/2021).

Lanjut dia Menjelaskan,” Game online memberikan dampak negatif bagi anak dan kesehatannya. Anak lupa dengan tanggung jawab dalam hal pendidikan, maupun belajar agama,” jelasnya

“Dampaknya sangat negatif begitu besar, baik sisi perkembangan anak, kesehatan maupun pendidikan. Mereka telah menjadi pencandu game online dan ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah,” terang nya.

Baca Juga :  YONIF MEKANIS 318/AY Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Dari sisi kesehatan, lanjut Amir anak yang kecanduan game online akan mengalami gangguan pengelihatan, obesitas hingga sindrom quervain, Sedangkan dari sisi psikologis, anak lebih individual dan menjadi egois, malahan ada juga yang melawan orang tua akibat mereka asyik main game, kalau di suruh mereka akan bantah,” imbuh nya.

Kami mengharap tidak cukup hanya mengandalkan peran orang tua saja. Pemerintah melalui kementerian Menkominfo harus segera turun tangan dan memblokir semua aplikasi game online,” harapanya.

Dan ada juga murid SMA 1 wawo beberapa bulan lalu akibat kalah main game online dia pergi sekolah ikutin ulangan nya pake baju bebas alias baju main, pas guru nya negur untuk ganti dulu baju sekolah dia tidak mau dengar, sehingga murid sampe pecahkan kaca sekolah, itulah dampaknya sangat parah oleh karena itu sebelum banyak anak anak yang rusak mental pemerintah harus segera blokir semua game online,” tutupnya.

Baca Juga :  Kapolres Purbalingga Lepas Pasukan Dalmas Nusantara

Sementara salah itu Nurdin yang duduk di bangku sekolah dasar di kabupaten Bima mengaku senang dan terus bermain sebab teman-teman juga pada main, ucapnya.

Sementara para masyarakat khususnya para orang tua mengeluhkan ketika anaknya bermain game online, sebut saja marlia salah satu orang tua ketika anaknya bermain tidak tau waktu dan tidak dihiraukan apabila di tegur sedang bermain game online tesebut. (Red/Amr).

Berita Terkait

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN
Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan
Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis
Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Makmur Hidayat dan Nurhanisda, Pasangan Kelahiran Krui Pesibar Ini Terharu: Dua Putranya ‘Bergilir’ Jadi Perwira Remaja TNI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Kamis, 27 November 2025 - 13:24 WIB

Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan

Jumat, 21 November 2025 - 13:49 WIB

Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis

Jumat, 21 November 2025 - 09:12 WIB

Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 

Berita Terbaru