Jakarta Utara, internewstoday.com – Keberadaan para pak ogah membuat para supir dan penguna jalan terasa kesal. Sebab maraknya para Pak ogak yang meminta sejumlah uang kepada setiap pengendara terutama mobil boks, truk dan kontainer yang melintas di Sepanjang Jalan Raya Cilincing Tanah Merdeka, jalan kebon baru semper Barat Plumpang, Semper, Simpang Lima Semper Koja, Jalan Raya Cacing, Jalan Raya Sunter dan Jalan Arteri Marunda dikeluhkan.
Pasalnya, selain pengedara untuk memberikan uang keberadaan juga menimbulkan kemacetan hingga panjang.
Untuk itu pengendara dan warga yang melintas di sekitar lokasi berharap kepada aparat segera menertibkan. Sebab keberadaannya para Pak ogah terutama pagi dan sore hari menjelang malam selalu banyak dan rata-rata anak-anak di bawah umur.
“Kepada Bapak polisi, maupun Dishub dan Satpol PP dan jajarannya, Kasudin Sosial Jakarta Utara dan jajarannya. Mohon tertibkan pak ogah yang kerap meresahkan ini, karena sangat mengganggu pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki, terutama pada karyawan atau karyawati yang pulang malam hari karena rawan pemalakan dan penjambretan” kata Sari (34) thn Warga Kebon Baru, Semper Barat, Rabu (29/11/2023).

Bukan hanya itu, situasi macet yang ada di sepanjang jalan Cacing sangat diresahkan pak ogah bukan cuma meminta-minta kepada pengendara terutama truk, kontainer dan mobil boks mereka tidak segan-segan memaksanya.
Idrus (43) thn, sopir kontainer juga mengaku sangat resah dengan keberadaan mereka. Sebab banyaknya Pak Ogah ini bukan membuat arus lalulintas lancar tapi malah membuat macet.
“Mereka itu rata-rata anak-anak di bawah umur meminta uang dengan cara bergerombol. Keberadaan mereka sudah lama tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari aparat terkait,” terangnya.
Menanggapi hal ini, Ali Mulana Walikota Jakarta Utara berjanji akan menindak lanjuti keluhan warga ini ke instansi Sudin Sosial dan Satpol PP, agar keberadaan pak ogah ini ditertibkan lalu diberikan pembinaan.
“Kita akan teruskan aspirasi warga ini ke Sudin terkait untuk segera ditindak lanjuti ” ujarnya. (Tim/Red).











Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.