Wamendagri Dorong Daerah Perkuat BUMD Meningkatkan Jangkauan Pemanfaatan Air Minum

- Jurnalis

Kamis, 3 Agustus 2023 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badung, internewstoday.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mendorong pemerintah daerah (Pemda) memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Upaya itu dibutuhkan untuk meningkatkan jangkauan pemanfaatan air minum ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Wempi saat membuka Workshop Dukungan Eksekutif dan Legislatif dalam Pengembangan Program Air Minum di Perkotaan National Urban Water Supply Project (NUWSP) di Trans Resort Bali, Badung, Pada Kamis, (03/08/2023).

Kegiatan yang digelar Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri tersebut berlangsung dari tanggal 2 hingga 4 Agustus 2023.

Namun sayangnya, lanjut Wempi, saat ini masih banyak BUMD pengelola SPAM dalam kondisi kurang stabil. Kondisi ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk memperkuat BUMD yang mengelola urusan tersebut.

Terlebih lagi, peningkatan akses air minum merupakan bagian dari target yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Selain itu juga menjadi bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs), yang merupakan bentuk komitmen internasional Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang

Dia mengatakan, upaya penguatan BUMD ini tidak bisa dilihat hanya sebagai tanggung jawab direksi. Namun, keberadaan BUMD perlu dilihat sebagai bagian dari Pemda. Dengan demikian, upaya memperkuat BUMD menjadi tanggung jawab bersama antara Pemda, pengelola BUMD, termasuk Kemendagri.

“Saya berharap pada workshop kali ini yang dihadiri oleh kepala daerah dan Ketua DPRD, kita dapat merumuskan kesepakatan bersama untuk memperkuat pembangunan air minum di daerah, termasuk penguatan BUMD yang khusus mengelola air minum,” harapnya.

Kesepakatan ini penting dilakukan terlebih menjelang tahun politik, yang akan diwarnai dengan pergantian kepala daerah. Pergantian tersebut kerap diikuti dengan pergantian jajaran direksi BUMD termasuk yang mengelola SPAM. Kondisi ini terkadang menghambat birokrasi dalam proses penyelenggaraan mengelola air minum dengan baik.

“Nah ini menjadi fokus perhatian kita, kalau kita tidak memenuhi kebutuhan air minum bagi warga masyarakat kita itu sama artinya kita melanggar hak-hak asasi manusia, dan ini kebutuhan mendasar yang patut kita penuhi bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  JBC Ke-4 Digelar di Bandung, Pertemuan Sinergi Membahas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, saat ini banyak pihak yang memperlihatkan komitmennya dalam pengembangan pembangunan sektor air minum. Program NUWSP yang merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan World Bank bisa dilihat sebagai bentuk komitmen tersebut.

Program ini menargetkan penambahan sambungan rumah (SR) yang teraliri layanan air minum sebanyak 1,2 juta. Hal ini sebagai dukungan untuk mencapai target nasional 10 juta SR pada 2024.

“Bagi daerah-daerah yang mendapatkan bantuan melalui NUWSP ini harus jauh lebih baik ketimbang daerah-daerah lain yang tidak mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berharap kepala daerah dan Ketua DPRD dapat menyepakati kesepakatan bersama yang ditindaklanjuti dalam perencanaan dan penganggaran daerah. “Kesepakatan-kesepakatan ini tentunya harus diarahkan pada upaya percepatan penambahan sambungan rumah,” ujarnya. (Red/Puskem).

Berita Terkait

Kapolda Jabar Berikan Program MBG Anggota Tetap Prima, Bid Humas Polda Jabar Ucapkan Terimakasih 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Polda Jabar Tangkap 36 Premanisme dan 109 Ganggu Ketertiban Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025
Wamendagri Bima Apresiasi Keberadaan Apeksi Sebagai Ruang Komunikasi Nyaman Bagi Wali Kota
Peran dan Keberhasilan Polda Jabar dalam Penanganan Kasus – Kasus di Tahun 2024
Peringatan HUT Satpam Ke 44, Wadir Binmas Merefleksikan Sinergi Polri Dengan Satpam
Kapolda Jabar Sampaikan Pencapaian Pelaksanaan Tugas Akhir Tahun 2024
Wamendagri Bima Serahkan Kado Istimewa Dokumen Kependudukan Bayi Lahir 25 Desember
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 13:45 WIB

Kapolda Jabar Berikan Program MBG Anggota Tetap Prima, Bid Humas Polda Jabar Ucapkan Terimakasih 

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:25 WIB

Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:11 WIB

Polda Jabar Tangkap 36 Premanisme dan 109 Ganggu Ketertiban Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025

Rabu, 16 April 2025 - 10:20 WIB

Wamendagri Bima Apresiasi Keberadaan Apeksi Sebagai Ruang Komunikasi Nyaman Bagi Wali Kota

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:50 WIB

Peran dan Keberhasilan Polda Jabar dalam Penanganan Kasus – Kasus di Tahun 2024

Berita Terbaru