Sebagian Besar Akpol diatas 96 Tidak Memahami Fast Respon, 16 Tahun Punya History

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, internewstoday.com -Demikian Disampaikan Pengacara yang Juga Ketua Umum Fast Respon (PW FRN) Counter Polri R.Mas MH Agus Rugiarto SH , yang sering disapa Agus Flores, Senin (09/12/2024).

Menurut Agus, Memahami Fast Respon jangan Setengah Setengah, diartikan sebagai Organisasi atau Perkumpulaan Wartawan, melainkan sebuah Program Polri yang pernah dicanangkan 16 Tahun, sebelumnya.

” Dulunya Fast Respon hanya sebuah Program. Sekarang jadi Organisasi Wartawan,” ujarnya.

Agus Menambahkan, di Fast Respon ada 3 Unsur, dimana Kekuatannya pada Nama Fast Respon, dan disamping kanan kiri ada wartawan dan ormasnya.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-104 Damkar dan Penyelamatan, Kemendagri Gelar Upacara Tingkat Nasional di Monas

Sehingga menurut Agus, Yang memahami Soal Fast Respon dibawah Akpol dibawah 96.

” Yang tau Fast Respon Akpol akpol 95,94,93,92,91,90,89 88 dan Seterusnya,” tegasnya.

Lanjut Agus, bahwa Organisasi Fast Respon, bagian dari Unsur yang pernah berjasa di Dunia Kepolisian, ditahun 2008 yang saat itu Kapolrinya Jendral Pol Bambang Hendarso.

Pendiri PW FRN ini menjelaskan pula, kalau setingkat Level AKBP atau Kombes Pol Akpol diatas 96, pasti masih bertanya ” Apa itu Fast Respon?”.

Baca Juga :  Satpol PP Terus Lakukan Penertiban Gubuk Liar PKL di Jakarta Utara

” Kalau Para Jendral sudah pahami Fast Respon, dan bahkan dibilang lebih canggih sebelumnya, bisa merangkul wartawan dan bisa membantu Polri dari Eksternal Polri, sehingga perlu kita sering nonton film Janur Kuning,” lanjutnya.

Siapa saja Mensuport Berdirinya FRN, menurut Agus ada 17 Jendral (Aktif-Purnawirawan), diantaranya 3 Mantan Kapolri sangat mendukung. (Hr/af).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru