Diduga Gunakan Anggaran Belanja Tidak Sesuai Proritas, LSM Penjara Pn, Meminta BPK RI Audit Dinas Damkar Kab. Bogor

- Jurnalis

Senin, 2 Oktober 2023 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cibinong, internewstoday.com – Keluhan serta hujatan di masyarakat sudah menjadi konsumsi publik terhadap pelayanan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor. Ketika adanya kebakaran terjadi hingga lambatnya penanganan pemadaman.

Terlihat nya di pos induk damkar jalan tegar beriman kelurahan pakansari kabupaten bogor diketahui ada Sembilan (9) armada Damkar diparkirkan di halaman, Lima (5) yang tidak bisa beroperasional, berarti hanya Empat (4) mobil Damkar yang beroperasional, ia melihat mobil Damkar yang rusak dibiarkan begitu saja, Ungkap Deddy Karim

Ketua LSM PENJARA PN, Deddy Karim mengatakan apa yang di katakan masyarakat ada benarnya, Mobil Damkar pada rusak dan tidak terawat. Kami mencoba menghampiri langsung menuju lokasi bengkel yang berlokasi di dua tempat yaitu pada jalan Raya Bogor dan jalan Pondok Rajeg. Ketika sampai di lokasi terlihat kondisi mobil Pemadam Kebakaran terparkir di halaman bengkel.

Sangat di sayangkan terlihat kerusakan pada mobil damkar beda- beda untuk kerusakan nya, ada kepala selang nya Bocor, kompresor rusak dan tombol Rpm Error artinya sudah tidak berfungsi, sangat miris !!!!, Ungkap Deddy Karim.

“Setelah melihat kondisi mobil damkar Sangat di sayangkan, Padahal anggaran pemeliharaan dan perawatan mobil damkar itu ada anggrannya?, Apakah Dinas damkar mempunyai hutang dengan ke pihak ketiga?, akibat nya mobil damkar tidak bisa di perbaiki karena harus membayar hutang ke pihak ke tiga, agar tidak menjadi fitnah dan praduga.

Baca Juga :  Yayasan Tahfidz Indonesia Siapkan Sapi Simental Bobot Satu Ton Untuk Kurban

Melihat temuan ini ketua LSM Penjara PN Deddy Karim akan berkordinasi dengan BPK RI sekaligus melampirkan alat bukti, untuk dukungan laporan mempermudah agar dapat di audit Dinas Pemadam Kebakaran Kabupuaten Bogor, tegas Deddy Karim.

“Personel Damkar kan selalu siaga, namun jika bertugas dengan armada yang seadanya bisa mempengaruhi pelayanan ke masyarakat , begitu juga keamanan dan keselamatan petugas saat bertugas harus di perhatikan juga resiko nya karena berhubungan dengan nyawa seseorang,”

Sudah jelas tiap tahun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Joko Widi Utomo selalu menganggarkan Anggaran Perawatan dan Pemeliharaan untuk Armada Mobil Damkar, namun nyata nya Lima mobil damkar rusak dan tidak terawat, PPK Joko Widi Utomo harus bertanggung jawab dan bisa menjelaskan ke masyarakat, maupun menjelaskan di Pengadilan nanti, tegas Deddy Karim.

“Disisi lain berdasarkan hasil observasi di lapangan, di temukan Pegawai Angkatan 7 yang berjumlah 120 pegawai, tidak mendapatkan seragam dinas, seharus nya pegawai mendapatkan baju dinas, namun nyata nya 120 pegawai Angkatan 7 harus membeli baju dinas sendiri, Baju Dinas itu ada Anggaran nya, ini menjadi pertanyaan kami, anggarannya kemana atau di gunakan untuk yang lain ???, sampai pegawai tidak mendapatkan baju dinas !!!”

Baca Juga :  Seorang Wanita Diketahui Meninggal Dunia Didalam Rumah Kontrakan Pihak Kepolisian Gelar Olah TKP

“Bahkan di temukan lagi berdasarkan hasil observasi di lapangan di setiap sektor – sektor damkar Kabupaten Bogor, melihat dengan kasat mata di salah satu sektor pegawai dan petugas sedang patungan untuk membeli Alat Tulis Kantor (ATK).

setelah ditelaah beberapa pegawai sektor mengatakan, sejak Kurang Lebih 8 bulan sudah tidak mendapatkan ATK lagi dari kantor damkar cibinong, jadi kami harus patungan untuk membeli ATK, padahal kami di tuntut harus membuat laporan, harus kerja profesional sebagai petugas damkar. Dengan kebijakan bersama kami terpaksa patungan untuk membeli alat tulis kantor, ucap salah satu pegawai yang tidak bisa disebutkan nama nya.

“Atas temuan ini, LSM PENJARA PN, tegas pihaknya meminta BPK RI segera di audit Dinas Damkar Kabupaten Bogor, diduga anggaran lembaga tidak berdasarkan kebutuhan prioritas, hanya mengutamakan kepentingan hanya sebagian pihak – pihak untuk mendapat keuntungan sendiri – sendiri, ucap Deddy Karim.

Saat wartawan mendatangi kantor damkar Kabupaten Bogor meminta klarifikasi kebenaran tersebut, Kadis tidak berada di kantor, bahkan kabag Umpeg juga tidak ada di kantor, namun kadis memblokir nomor wartawan dan Lsm untuk konfirmasi dan klarifikasi. (hdr).

Berita Terkait

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa
BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Nasional Asta Cita
Peringatan 1 Muharram 1447 H Beringin Online Citeureup Salurkan Santunan 150 Anak Yatim & Piatu
Rekan Indonesia Perkuat Pelatihan Dasar Penanganan dan Mitigasi Bencana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:30 WIB

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:38 WIB

BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan

Selasa, 18 November 2025 - 16:54 WIB

Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 

Selasa, 18 November 2025 - 16:46 WIB

Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:40 WIB

Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop

Berita Terbaru