Duh! Kafe Remang-remang di Kawasan Kojem Kolong Jembatan Cilincing Tetap Buka

- Jurnalis

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, internewstoday.com – Sejumlah kafedi tempat hiburan malam (THM) dengan sebutan kojem Sajem (samping jembatan) yang berlokasi di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara, masih beroperasi setiap hari.

Kondisi ini jauh berbeda dengan kafe-kafe di lokalisasi Rawa Malang yang sudah tutup karena telah ditindak tegas oleh aparat dari Satpol PP Jakarta Utara.

Padahal, lokalisasi Rawa Malang lokasinya berdampingan dengan Sajem dan kojem Lucunya, sejumlah kafe remang-remang THM Sajem hingga kini masih beroperasi dengan mulus.

Pantauan di lapangan, terlihat pada Sabtu (05/08/2023) malam, tampak semua kafe remang-remang di THM Sajem masih buka dihiasi dengan lampu kelap-kelip yang menyala.

Baca Juga :  Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Suara alunan musik yang kencang juga terdengar mengiringi para biduan yang menyanyi. Para wanita penghibur juga duduk mangkal berderet di depan kafe remang-remang tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang warga setempat hingga mengaku dibuat resah. Warga yang tidak mau disebutkan namanya tersebut meminta agar Pemda DKI dan Pemkot Jakut dan TNI/POLRI (Tiga Pilar) menutup permanen kafe remang-remang THM Sajem dan kojem di Jalan Inspeksi Cakung Drain ini.

“Saya merasa resah dan merasa keberatan dengan masih adanya sejumlah kafe remang-remang Sajem, kojem ini penyakit masyarakat. Malah setiap malam beroperasi, berpakaian vulgar pakai celana pendek, tolong Tiga Pilar diperhatikan,” ungkap warga tersebut.

Baca Juga :  Profil  Dr. Muhammad Sumitro Calon Pj Wali Kota Bima

Ditambahkannya, para petugas Tiga Pilar menutup THM lokalisasi Rawa Malang akhir September lalu, tapi mengapa THM Sajem kojem malah dibiarkan buka dengan terang-terangan.

Atas hal ini, lanjutnya, dia menilai petugas aparat Tiga Pilar terkesan tebang pilih karena melakukan penindakan terhadap lokalisasi Rawa Malang namun THM Sajem kojem dibiarkan seperti tidak ada pengawasan dari petugas.

“THM Sajem kojem harus ditutup permanen guna mencegah munculnya lokalisasi serupa. Tempat seperti ini bisa memicu tindakan kriminal seperti pemerkosaan. Jangan sampai ada korban dulu,” desak warga. (Wbo).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru