Satpol PP Pemkot Jakut Bersihkan Pedagang PKL dan Gubuk Liar di Jalur BKT Rorotan

- Jurnalis

Minggu, 23 Juli 2023 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, internewstoday.com – Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Bkt marunda rototan Jakarta Utara, menjadi sorotan masyarakat. Lapak-lapak PKL yang berdiri di Jalan Hijau dan bahu jalan mengganggu pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas. Kemacetan sering terjadi akibat adanya lapak-lapak ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara berencana segera menertibkan para pedagang yang berjualan di Jalan Raya Bkt marunda Rorotan Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Tindakan ini diambil dalam upaya mengurangi kemacetan yang terjadi di wilayah tersebut dan memulihkan fungsi jalan raya serta trotoar.

Baca Juga :  Kapolres Metro Jakarta Barat Tinjau dan Apresiasi Pelayanan Vaksinasi Di Kembangan Jakarta Barat

Warga di sekitar wilayah Rorotan merasa resah dengan maraknya gubuk PKL yang berdiri di jalur hijau dan trotoar jalan. Pengendara sepeda motor terutama merasa terganggu, karena lapak-lapak ini seringkali mempersempit ruang lintasan. Selain itu, mobil-mobil juga kerap parkir sembarangan di sekitar area tersebut, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Akibatnya, Jalan Raya Bkt rorotan marunda menjadi macet.

Keberadaan PKL ini tidak hanya melanggar Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, tetapi juga menimbulkan kekumuhan. Para pedagang yang berjualan di Jalan Bkt Rorotan sebagian besar menjual makanan dan minuman ringan. Warga menyoroti gangguan terhadap ketertiban umum dan keindahan kota yang disebabkan oleh lapak-lapak PKL ini.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Tolak RUU Kesehatan Sangat Wajar, Fraksi PKS Akan Perjuangkan Aspirasi Nakes

Masyarakat pun meminta kepada Bapak PJ Gubernur DKI, Heru Budi Hartono, beserta jajarannya untuk segera menertibkan gubuk-gubuk PKL yang berdiri di wilayah Jakarta Utara. Kemacetan dan keruwetan yang disebabkan oleh PKL tersebut harus segera ditangani. Masyarakat berharap pemerintah tetapi turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan masalah ini. (Wbo).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru