Kab. Bogor, Internewstoday.com – Hadir dalam acara peresmian mesjid An Naimul Mukib yang berada di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) Al Husna yang beralamat di Desa Balekambang Rt 01 Rw 02 Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Anap Setiawan Kepala Desa Balekambang sangat mengapresiasi adanya kegiatan belakar di lingkungan pondok pesantran Al Husna, Pada Minggu (05/03/2023).
Hari ini saya di undang untuk menghadiri peresmian Mesjid dan pembangunan ruang belajar bagi santri yang ada di pondok pesantren Al Husna, saya sangat mendukung dan sangat mengapresiasi adanya kegiatan belajar di ponpes ini.
Selain untuk meningkatkan pendidikan juga bisa mengurangi angka pengangguran di sekitar dengan di terimanya tenaga kerja sebagai security ini sangat positif sekali, selain itu banyak anak anak sini yang di terima sekolah di sini setiap tahun ajaran baru.
Harapan saya dengan adanya ponpes ini semoga bisa dapat lebih mencerdaskan anak-anak desa Balekambang baik pendidikan formal maupun pendidikan agamanya, pungkas Anap.
Di tempat yang sama selaku penanggung jawab yayasan Al Husna, ust Sigit menuturkan perjalanan berdirinya pondok pesantren Al Husna.
“Pondok pesantren ini sebelumnya berada di wilayah mega mendung bogor, baru pada 2016 kami mendapat wakap di sini mulai lah kita babad alas awal awal kita mendirikan bangunan ini, dan Alhamdulilah semua berjalan dengan kondusif sampai pada hari ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut ust Sigit mengatakan peresmian mesjid AN Naimul Mukib, oleh donatur di hadapan para wali santri dan tokoh masyarakat dan pemerintahan.
Hari ini sekaligus peresmian ruang kelas belajar santri wanita dan santri laki laki, juga persmian mesjid AN Naimmul Mukib oleh para syeh dari saudy yang kebetulan beliau adalah donaturnya. Dan mereka 5 bersaudara yang di tujukan atas nama ibunya bernama Latifah Abdilah Anakib dengan harapan pahala itu terus mengalir untuk ibunya.

Untuk di ponpes Al Husna sendiri, kami lebih mengajarkan tentang menghapal Al Qur’an, dan sejarah sejarahnya, ilmu ilmu islami seperti Akhlak, Akhidah, Fiqih, dan tentang sejarah islam, dengan harapan kami setelah mereka keluar dari ponpes ini betul-betul tumbuh menjadi anak yang bertakwa, dengan bekal ilmu agama dapat di terapkan di lingkungan mereka tinggal,” Ucap Ust Sigit kepada media.
Di tempat terpisah Ust, Luthfi Rijadul Fikri selaku kepala sekolah di yayasan Al Husna mengutarakan, saat ini siswa di sekolahnya sudah mencapai 100 santri dan santriwati.
Klo pesantrennya sudah sejak 2016 bahkan untuk yayasan sudah sejak 2010 yang sebelumnya hanya pengajian pengajian majlis Ta’lim, namun sejak 2016 kita babad alas di sini di desa balekambang baru lah pondok pesantren ini berdiri.
Alhamdulillah untuk sekolah formal ini sudah mengeluarkan satu angkatan tingkat SMP dan SMA, dan untuk saat ini sudah ada 100 santri wanita dan santri laki laki yang di pisah wanita di gedung bawah dan laki laki di gedung atas.” (hdr/Panji).











Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.