Kemendagri Dukung Penuh Laboratorium Adminduk di Dua Perguruan Tinggi

- Jurnalis

Jumat, 25 Maret 2022 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Internewstoday.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mendukung penuh Laboratorium Administrasi Kependudukan (Adminduk) di dua perguruan tinggi, yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang menentukan jalannya suatu pelayanan publik yang optimal, termasuk dalam layanan Dukcapil. Menyadari hal itu, Zudan memerintahkan jajarannya agar mengupayakan adanya satu lembaga pendidikan formal yang secara khusus menyiapkan SDM untuk bekerja di Dukcapil.

“Sudah sejak tahun 2016, saya perintahkan kepada tim saya untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi yang siap menyelenggarakan pendidikan formal khusus bagi SDM Dukcapil, dan alhamdulillah sejak tahun 2017 bersama dengan UNS kami sudah bersama sama menyelenggarakan Program Studi Demografi dan Pencatatan Sipil,” katanya.

Selain dengan UNS, Ditjen Dukcapil juga mendukung program pendidikan vokasi yang ada di lingkungan Kemendagri yaitu di IPDN. Sejak 2020, Ditjen Dukcapil mendukung tersedianya Laboratorium Adminduk di Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Barat: Memperingati Hari Kesadaran Nasional 2024 dengan Semangat Kebangsaan

Dia melanjutkan, pembangunan Laboratorium Adminduk di UNS dan IPDN merupakan hasil implementasi kerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri. Laboratorium diperuntukkan bagi para praja atau mahasiswa yang belajar tentang administrasi kependudukan. Adanya Laboratorium Adminduk merupakan keharusan dalam membantu para praja dan mahasiswa memahami secara konkret materi yang diajarkan di kelas.

Laboratorium Adminduk tersebut telah dilengkapi dengan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang merupakan bagian dari slogan “Disdukcapil Go Digital”. Mesin ADM mampu melayani pencetakan hampir seluruh dokumen Adminduk secara mandiri. Mulai dari KTP-el, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

“Dua Tim gabungan dari Direktorat Pendaftaran Penduduk, Ditebang. Direktorat Pencatatan Sipil dan Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan telah saya tugaskan pada minggu 3 dan 4 Maret 2022 untuk mengoptimalkan fungsi dari Laboratorium Adminduk, baik yang berada di IPDN, maupun di UNS”, ungkap Zudan.

Baca Juga :  Para PKL Berdiri di Jalan Kelapa Dua Kalibaru Cilincing Jakara Utara

Zudan memaparkan, bahwa program studi ini penting tidak hanya untuk menghasilkan SDM Dukcapil siap-pakai, namun juga untuk mengembangkan dimensi ilmiah dari administrasi kependudukan. Pasalnya, saat ini SDM Dukcapil masih berasal dari lulusan berbagai program studi.

Apalagi, kata Zudan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnvaian dalam berbagai kesempatan juga turut mengingatkan, agar SDM yang dimiliki Dukcapail dapat menunjang kinerja, bergerak cepat, berintegritas, serta mampu berkembang sesuai zaman.

“Oleh karena itu, kami perlu menciptakan iklim pembangunan SDM yang sedari awal dilatih untuk menjadi insan Dukcapil, sehingga harapan besarnya dapat menghasilkan ahli administrasi kependudukan yang selama ini belum ada di Indonesia,” tutup Zudan. (Red/Puspem).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru