Peringati HUT ke-103 Damkar dan Penyelamatan, Kemendagri Launching Aplikasi Redkar Sipadam

- Jurnalis

Selasa, 1 Maret 2022 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Internewstoday.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) me-launching aplikasi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Sipadam di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 pemadam kebakaran (damkar) dan penyelamatan yang digelar secara daring dan luring di Hotel Artotel Suites Mangkuluhur Jakarta, Selasa (01/03/2022).

Peluncuran aplikasi ini dilakukan secara simbolis dengan menekan tombol launching secara virtual, oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA bersama Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Yusharto Huntoyungo, Kakor Sabhara Mabes Polri Irjen Pol Priyo Widyanto, serta Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Adwil Kemendagri Indra Gunawan.

Adapun aplikasi Redkar Sipadam merupakan bagian dari sistem damkar dan penyelamatan. Aplikasi ini menyediakan layanan registrasi dan database relawan pemadam kebakaran. Melalui platform tersebut masyarakat dapat berpartisipasi dan bergotong royong untuk memberikan perlindungan diri serta lingkungannya dari ancaman dan dampak kebakaran. Aplikasi tersebut diharapkan mempermudah masyarakat dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat lainnya di Indonesia, utamanya terhadap potensi bahaya kebakaran dan keadaan darurat lainnya.

Pada kesempatan itu, Safrizal mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) atas dukungannya dalam menggagas aplikasi tersebut. Selain itu, dia juga mengapresiasi kepada pihak terkait atas kolaborasi yang telah dilakukan.

Baca Juga :  Kondisi Tumpukan Sampah di Jalan Raya Pelumpang Semper BKS Koja Jakut

Ke depan, tambah Safrizal, relawan damkar dapat dibentuk di setiap desa. Hal ini sebagai langkah mendorong partisipasi masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama mengatasi kejadian kebakaran di tingkat desa.

“Karena nanti untuk tingkat desa akan saya serahkan kepada Dirjen PMD (Bina Pemdes Kemendagri) untuk membentuk (relawan damkar) di setiap desa. Kalau satu desa punya 10 relawan damkar, ada 80 ribu desa maka kali 10, ada 800 ribu petugas damkar. Dalam rangka memberesi respons pertama sebelum kejadian lebih membesar,” ujar Safrizal di sela-sela launching tersebut.

Di lain sisi, saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Safrizal mengungkapkan, Kemendagri mangajak masyarakat berperan aktif dalam upaya menangani kebakaran. Kemendagri telah menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 364.1-306 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembinaan Relawan Kebakaran. Aturan ini sebagai panduan dalam melibatkan peran serta masyarakat sebagai relawan damkar.

Baca Juga :  Serah Terima Bantuan Keuangan Parpol Dirjen Polpum, Kemendagri Siap Melayani

Nantinya, diharapkan setiap daerah didorong membentuk relawan damkar mulai dari tingkat RT/RW, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi. Tak hanya itu, pembentukan relawan damkar juga didorong sampai tingkat nasional.

“Berdasarkan data Laporan Nasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2021, tercatat baru 24 kabupaten/kota dan 1 provinsi (DKI Jakarta) yang telah membentuk Redkar dengan total jumlah relawan sebanyak 10.265 anggota,” tambah Safrizal.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, melalui wadah tersebut nantinya masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi untuk menjaga dan melindungi lingkungannya dari ancaman bahaya kebakaran. Karenanya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di daerah diminta melakukan pembinaan dan pelatihan yang berkualitas kepada relawan damkar. Hal ini untuk membentuk relawan damkar yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) andal dan berkualitas.

“Sehingga Redkar mampu menjadi wadah penampung semangat solidaritas warga masyarakat untuk dapat mengabdi bagi kepentingan bangsa dan negara, serta membantu petugas pemadam kebakaran untuk mencapai response time 15 menit,” tandasnya. (hr/Puskem).

Berita Terkait

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:27 WIB

Wamendagri Bima Arya Koordinasikan Bantuan Alat Berat dan Damkar,Untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir di Kota Padang

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Berita Terbaru