GMAK dan Aliansi LSM Umumkan Demo Jilid II Kepung Benete

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Barat, internewstoday.com – Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) didukung aliansi LSM seperti Semut Merah mengumumkan rencana aksi unjuk kepung Pelabuhan Benete, jilid II pekan depan.

“Kita terus mempersiapkan rencana aksi tahap ke dua dan selanjutnya. Sampai Polda NTB menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi dan kebocoran Penerimaan pajak negara akibat bisnis gelap oknum pejabat Syahbandar setempat,” kata, Ketua GMAK Sumbawa Barat, Gusty Lanang Medyar, dalam siaran persnya, Pada Jum’at (3/11/2023).

Meski, dalam aksi jilid pertama, GMAK dan otoritas Kantor Unit Pengelola Pelabuhan (KUPP) bersepekat untuk melaksanakan pertemuan yang diusulkan GMAK untuk di mediasi Kapolres Sumbawa Barat, pelan depan, aliansi tetap memastikan aksi unjuk rasa tidak berhenti.

Baca Juga :  GMAK, Adanya Dugaan Korupsi di Pelabuhan Kelas II Benete Aparat Jangan Lemah

Aliansi menilai, dugaan kesewenang wenangan oknum kepala Syahbandar dan oknum pengusaha keturunan yang terus terusan memonopoli, usaha Bongkar muat, keagenan dan tracking atau angkutan transportasi barang di Pelabuhan Benete, harus diretas.

“Kami minta bapak Kapolda melalui Kapolres Sumbawa Barat mempercepat proses penyidikan atas dugaan korupsi, penyalahgunaan wewenang, penggelapan aset negara yang menyebabkan setoran pajak bocor milyaran rupiah,” ujar, Gusty alias Joy.

Ketua LSM Semut Merah, Fikri Insani, memastikan aksi akan dilakukan dalam pekan depan. Ia menyebut, kekuatan massa akan dilipat gandakan.

Masalah monopoli dan konflik antar pengusaha lokal yang dipicu dugaan persekongkolan jahat antara oknum pengusaha taipan atau keturunan dan oknum kepala syahbandar setempat, menjadi masalah serius.

Baca Juga :  Kodim 1607/Sumbawa Gelar Kegiatan Non Fisik TMMD Ke 116 Dengan Mengkatkan Kesadaran Serta Semangat Kebangsaan Masyarakat

Ia mendesak Kementerian perhubungan segera mencopot Kepala Syahbandar sebab terlalu banyak sekandal dugaan pemerasan dan intimidasi vendor pemilik barang dan kapal. Pemerasan itu dengan modus agar vendor atau pemilik kapal dan barang, memilih pengusaha yang diarahkan pejabat setempat ke perusahaan milik pribadi dan Taipan tersebut.

“Kami berhak sebagai masyarakat memperjuangkan nasib pengusaha lokal kita. Jangan dimonopoli oknum pejabat berwenang dengan modus cawe cawe kasar. Lantas diarahkan usaha itu untuk kepentingan kompolotan bisnis gelap.mereka saja,” tandasnya.

Fikri.menyerukan pengusaha lokal bersatu. Duduk bersama dan tidak usah tidur. Sikap mental mudah diadu domba karena kepentingan sempit menjadi problem selama ini. (Amr).

Berita Terkait

Mafia Tanah di KSB, Warga Lapor Bupati dan Kadis PU Ke Kejati
Gelar Jumat Bersih Gotong Royong Bersama Warga Bhabinkamtibmas Polsek Buer
Kapolres Sumbawa Resmikan Pembukaan Dojang RBC Taekwondo Polres Sumbawa
Bhabinkamtibmas Jurumapin Gotong Royong Bersama Warga Perbaiki Jalan
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Di Alas Ikut Menggali Kuburan Untuk Makam Warga Binaan
Kejaksaan KSB Bukan Institusi Eksklusif
MPC PP Bersih Keras Blokade Fasilitas Waskita
Kajati NTB Tinjau Infrastruktur Pendampingan Kejaksaan di Sumbawa Barat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Desember 2024 - 08:20 WIB

Mafia Tanah di KSB, Warga Lapor Bupati dan Kadis PU Ke Kejati

Sabtu, 6 Juli 2024 - 20:20 WIB

Gelar Jumat Bersih Gotong Royong Bersama Warga Bhabinkamtibmas Polsek Buer

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:59 WIB

Kapolres Sumbawa Resmikan Pembukaan Dojang RBC Taekwondo Polres Sumbawa

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:45 WIB

Bhabinkamtibmas Jurumapin Gotong Royong Bersama Warga Perbaiki Jalan

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:37 WIB

Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Di Alas Ikut Menggali Kuburan Untuk Makam Warga Binaan

Berita Terbaru