Dewan Kota Jak-ut Sidik, Jelang Peniaian Adipura Pemangku Perda Harus Tegas

- Jurnalis

Minggu, 15 Oktober 2023 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, internewstoday.com – Sejumlah titik di Kota Jakut kembali dijejali para Pedagang Kaki Lima (PKL). Dari pantauan Media mereka mulai membuka dagangannya, salah satu titik terdapat jalan aterik Pegangsaan dua Gading Jakarta Utara, Pada Minggu (15/10/2023).

Walaupun kebanyakan adalah pedagang Makanan dan lainnya, tetapi hal ini tentu akan mempengaruhi penilaian pada Adipura pada pemerintah kota jakarta utara. Selain para pedagang kuliner juga telah mulai bermunculan, misalnya di jalan Pegangsaan dua Gading.

Seperti terlihat di jalan Belevard Gading Barat di jalan Raya Kelapa dua cilincing kalibaru di belakang kantor kelurahan kalibaru di jalan raya Pegangsaan dua di jalan Sindang terusan RBU di jalan budi mulya pademangan barat di kolong Tol Tanjung Priok Warakas.

Baca Juga :  Mendagri Harap TP-PKK Pusat Dapat Menggerakkan Jaringan di Daerah

Dan juga Di jalan kelapa dua Cilincing Kalibaru jalan Raya Pademangan Timur kolong Tol Kemayoran jalan kebon bawang gorongtalo 1 di Jalan Kramat Jaya Tugu, Simpang Lima Semper.

Pada Jalan Raya Kapuk Muara (jembatan DHI), Jalan Warakas, Jalan Buleverd Gading Raya (BGR) Gading Timur dan Jalan Sungai Landak, Cilincing di jalan Pegangsaan dua Di sepanjang Jalan Kramat lamik Center.

Sepanjang Jalan warakas pasar Bahari Di jalan kelapa dua cilincing, di jalan bkt marunda Rorotan, jalan Bendukan Melayu RBS dan di Jalan Kebantenan Semper Timur.

Baca Juga :  Profil Dr. Muhammad Sumitro, Kepala Biro Hukum, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat Arsip Nasional Republik Indonesia: Calon Penjabat Walikota Bima, Nusa Tenggara Barat

Namun kembalinya para PKL ditanggapi berbeda-beberapa pengunjung. Deretan lapak yang telah beroperasi kembali dianggap membuat pemandangan tak sedap dapat kotor dan kumuh.

“Seharusnya pemerintah bertindak tegas dan cepat sebelum lebih banyak lagi pedagang berjualan di Jak-ut ujar warga Taas bernama Iwan Tumiwuda yang mengaku sering mengamati para PKL di beberapa tempat.

Di sisi lain, Dewan kota Jak-ut Sidik jelang peniaian Adipura masih ada wilayah yang kumuh dan sampah berserakan akibat warga yang membuang sampah sembarangan Belum lagi maraknya PKL Mau penilaian adipura Wilayah utara semrawut. Maka di harapkan pemangku Perda harus tegas apabila ada yang mengabaikan himbauan. (Tim).

Berita Terkait

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana
Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik
Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional
Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu
Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Strategis Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Polres Metro Jakbar Bongkar Sindikat Produksi dan Perdagangan Oli Palsu di Kembangan
Viral Minta “Uang Jalur” Rp 300 Ribu, Pelaku Dibekuk Tim Reskrim Polsek Tambora, Polisi : Uangnya Digunakan Beli Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:05 WIB

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran Pada Daerah Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

Wamendagri Bima Dorong Para Pemimpin Daerah Bangun Ekosistem Layanan Publik

Selasa, 25 November 2025 - 16:16 WIB

Rapat Bersama DPR, Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Program Strategis Nasional

Kamis, 20 November 2025 - 16:44 WIB

Mendagri dan Mensos Bahas Integrasi Layanan Puskesos Dengan Posyandu

Kamis, 20 November 2025 - 05:21 WIB

Inflasi Tercatat 2,86 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Daerah dengan Inflasi Tinggi Lakukan Pengendalian

Berita Terbaru