Citeureup, internewstoday.com – Pembangunan pekerjaan infrastruktur jalan dalam proyek peningkatan jalan desa di wilayah RT 02 RW 02 Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/08/2023).
Proyek peningkatan jalan program Satu Milyar Satu Desa (Samisade) ini menelan anggaran sebesar Rp 250.000.000,. Pada tahap 1 dan Berasal dari anggaran APBD Kabupaten Bogor.
Namun belum selesai dikerjakan, hasil pekerjaan di proyek ini diduga tak sesuai SEPEK dan RAB. Pasalnya, terlihat hasil betonisasi sudah retak-retak, dengan pantauan sepanjang pada jalan dengan lebar badan jalan dan diduga tembus hingga dasar ketebalan konstruksi beton.
Menurut keterangan Nuryaman selaku TPK membenarkan bahwa pekerjaan tersebut sedang dikerjakan masih dalam tahap proses. “Iya pak ini masih tahap pengerjaan dalam proses, Kebetulan muncul retak rambut yang harus di ripar,”ucapnya, Pada Kamis, (10/08/2023).
Dirinya juga mengakui bahwa pekerjaan tersebut ada yang tidak maximal dalam pengerjaan sehingga berakibat retak-retak. Ya pekerjaan ini kurang gosoknya aja pak jadi kita repar dulu biar keretakan tidak membesar.”
Nuryaman juga menjelaskan bahwa sumber anggaran dari pemerintah bantuan APBD Melalui Program Samisade. “Untuk sumber anggaran ini bantuan keuangan kabupaten pak dan untuk kegiatan kegitan Tahap 1 yaitu 129 M x 4 m x 0.15 m,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Leuwinutug Deden Saeful Hamdi mengatakan. Bahwa dirinya sudah mengingatkan tim dilapangan agar dikerjakan secara maksimal.
“Itu baru di repair tadi pagi pake lem hotmix dan masih tahap pengerjaan itu mobil terakhir, mungkin tukang sudah kelelahan, saya sudah instruksikan kepada RW dan TPK agar di maximalkan pekerjakan.
Menurut keterangan kepala desa Leuwinutug kepada wartawan bahwa pekerjaan tersebut baru minggu ini dan memakai betonisasi K 250 ke depannya akan lebih teliti lagi di dalam pekerjaan dan akan kami kontrol, pantau untuk prosesnya pekerjaannya.
Dengan adanya proyek jalan tersebut seharusnya adanya pengawasan pemantauan, pengecekan di perlukan lalu dimana ekbang kecamatan citeureup yang seharusnya melaksanakan tugas dan fungsi tugas dalam bidang perekonomian dan pembangunan. (Hdr).










