PVMBG Paparkan Hasil Peninjauan Pergeseran Tanah di Dua Lokasi Pemkab Bima

- Jurnalis

Senin, 12 Juni 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bima, internewstoday.com – Setelah melakukan peninjauan lapangan dan analisa lokasi gerakan tanah di Dusun Muku Desa Sanolo – Bolo dan di desa Kaowa -Lambitu, Tim PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM yang dipimpin oleh M. Kibar Suryadana, ST, Selanjutnya tim melakukan pemaparan di hadapan Wakil Bupati Bima H. Dahlan M.Noer dan para pejabat terkait lingkup Pemkab Bima di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Pada Senin, (12/06/2023).

Terkait fenomena alam yang terjadi di Dusun Muku RT.19 RW.07, Desa Sanolo-Bolo, Tim menyimpulkan bahwa penyebab dan pemicu retakan adalah karena keberadaan sesar normal di dekat lokasi, Juga akibat pengaruh gempa berkekuatan 5.6 SR yang terjadi pada 2 April 2023 lalu.

Penyebab lainnya menurut tim karena adanya endapan (sedimen) lunak di bawah permukaan (>30 m), serta pemotongan lereng akibat aktivitas manusia sehingga menyebabkan lereng kehilangan kekuatan (resistance force).

Baca Juga :  Setiap Tahun Masjid Banjir, DKM Imam Asy-Syafi'i Berharap Pambangunan Tanggul Penahan Dilakukan

Terkait fanomena tersebut, Tim PVMBG merekomendasikan beberapa hal yaitu pengurangan sedimen bulging (area yang mengalami kenaikan akibat tekanan dari atas sehingga terlihat seperti bukit baru)

Untuk mengurangi potensi longsoran bulging ke pemukiman, perluasan area terdampak/ potensi bahaya (kluster ring bahaya) serta relokasi pemukiman paling terdampak (Rusak Berat).

Rapat teknis juga merekomendasikan pengurangan beban volume tumpukan material yang membentuk bukiit kecil (nendatan) yang terangkat di area ujung utara, juga penghentian aktivitas penambangan, mengingat kondisi lereng yang tidak stabil.

“Dalam jangka pendek harus diupayakan air tidak masuk ke dalam lokasi zona gerakan tanah (mahkota), pembuatan sodetan atau saluran drainase di area bulging agar tidak terjadi penjenuhan dan pembuatan kolam pada area yang bulging/naik”.

Baca Juga :  YTI Gelar Seminar Nasional Rahasia Karantina Hafal Quran Sebulan

Untuk jangka panjang disarankan untuk melakukan kajian geologi lanjut menggunakan survei geolistrik (resistivity) untuk mengetahui kondisi bawah permukaan salah satunya bidang gelincir/kontak bawah permukaan yang bergerak, penataan saluran drainase aliran permukaan serta perlu dibuat saluran kedap air dan diusahakan tidak melewati tengah pemukiman.

Wakil Bupati H. Dahlan M. Noer yang memimpin rapat pembahasan menekankan perlunya penanganan yang lebih cepat, terobosan dan inovasi.

Wabup juga mengajak semua elemen untuk bergerak bersama mengatasi permasalahan yang ada. Hal ini penting agar kita tidak meninggalkan masalah yang akan menjadi bukan generasi berikutnya”. Tandas Dahlan.

Tim beranggotakan empat orang yaitu, Penyidik Bumi, Kibar M. Suryadana, Penyidik Bumi, Yohandi Kristiawan, Kepala Balai Nusra, Ghele Radja Arios dan Kepala Pos PGA Tambora, Syatrin Kharis. (Amr).

Berita Terkait

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa
BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Nasional Asta Cita
Peringatan 1 Muharram 1447 H Beringin Online Citeureup Salurkan Santunan 150 Anak Yatim & Piatu
Rekan Indonesia Perkuat Pelatihan Dasar Penanganan dan Mitigasi Bencana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:30 WIB

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:38 WIB

BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan

Selasa, 18 November 2025 - 16:54 WIB

Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 

Selasa, 18 November 2025 - 16:46 WIB

Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:40 WIB

Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop

Berita Terbaru