34.000 Ton Scrap AMNT di Jual, PAD KSB Malah Nol

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Barat, Internewstoday.com – PT. Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dilaporkan terus melakukan aktifitas penjualan Scrap atau limbah eks peralatan tambang.

Berbagai Sumber menyebutkan, ada sedikitnya puluhan ribu ton Scrap terdiri dari ban, karet konfeyor, metal dan kendaraan terus ditumpuk dan dijual. Nilainya sampai puluhan milyar rupiah. Tercatat ada 34.000 ton Scrap telah diangkut dan dijual PT.AMNT, Maret lalu.

“Scrap itu limbah. Mestinya bisa menjadi sumber pendapatan daerah. Masuk postur APBD. Jangan digunakan dengan sistem non budgeter atau bagian dari dana CSR. PT.AMNT bukan perusahaan mengelola Scrap, tapi tambang konsentrat mineral,”kata Ketua LSM Barema, Fauzan Azima, Jum’at (3/6).

Fauzan menuding, selama ini pengelolaan dana Scrap tidak menjadi bagian dari sumber pendapatan. Tidak transparan. Malah justru menguntungkan oknum tertentu. Ini menjadi koreksi kepada pemerintah daerah.

Selama ini kata dia, CSR PT.AMNT tidak jelas kemana. Bahkan aliran dana ini dikhawatirkan justru menjadi komuditas modal politik politisi bahkan elit tertentu. Ini menurutnya tidak benar.

Baca Juga :  Polsek Kebon Jeruk Meringkus 7 Remaja Kelompok Geng Motor

Karena itu, ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa seluruh transaksi keuangan dan unsur korupsi dalam transaksi Scrap PT.AMNT yang melibatkan oknum perusahaan dan pejabat negara. KPK bisa libatkan Pusat Pelaporan Analisis tRansaksi Keuangan (PPATK).

Anggota Komisi III DPRD Sumbawa Barat, M.Saleh, SE mengaku heran mengapa penjualan Scrap justru tidak dilirik sebagai potensi pendapatan. Pendapatan kita kata Saleh, nol dari penjualan Scrap. Alasannya, dana Scrap adalah alokasi uang diluar bisnis dan operasional perusahaan yang dikenakan pajak PT. Sebab, bisnis skrap bukan core dari AMNT.

“Mestinya masuk dalam postur APBD dong. Pemda harusnya tidak membiarkan hasil penjualan Scrap itu ditransaksikan liar. Tidak termonitor dan tidak masuk dalam potensi pendapatan,” terangnya.

Ketua Fraksi PDI P itu juga menyindir penggunaan atau bagi hasil penjualan Scrap justru nonbudgeter. Tidak dialokasikan sebagai sumber pendapatan. Jika liar, potensi suap dan korupsi bisa dikenakan tidak hanya bagi pejabat negara di Sumbawa Barat namun juga pejabat dan oknum di otoritas AMNT sendiri.

Baca Juga :  MAKTAB Kalbar Menjadi Pemersatu Bagi Keluarga Rantau Ketapang Jatim.

“Pejabat AMNT bisa kena UU Tipikor jika terbukti dana Scrap juga dialokasikan untuk CSR. CSR itu kewajiban berdasarkan Undang Undang dan diaudit sebagai uang publik yang menjadi kewajiban perusahaan. Jangan sampai di klaim dana CSR sementara duitnya dari Scrap. Itu juga korupsi dan menyimpangkan uang publik,” pungkasnya.

Sebelumnya investigasi media menemukan aktifitas loading atau bongkar muat penjualan Scrap terus berlangsung sejak Maret lalu. Bongkar muat itu dilakukan melalui pelabuhan khusus PT.AMNT di Benete. Setidaknya ada 34.000 ton Scrap yang terdiri dari ban, karet konfeyor, tembaga dan kendaraan berat bekas tak terpakai dijual bebas oleh PT.AMNT. (amr).

Berita Terkait

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN
Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan
Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis
Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Makmur Hidayat dan Nurhanisda, Pasangan Kelahiran Krui Pesibar Ini Terharu: Dua Putranya ‘Bergilir’ Jadi Perwira Remaja TNI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Kamis, 27 November 2025 - 13:24 WIB

Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan

Jumat, 21 November 2025 - 13:49 WIB

Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis

Jumat, 21 November 2025 - 09:12 WIB

Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 

Berita Terbaru