Ketua Media Independen Online Kab Bima Imbau Media Membernya Sajikan Informasi Fakta & Berimbang

- Jurnalis

Kamis, 23 Desember 2021 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, Internwestoday.com – Ketua Media Independen Online (MIO- Indonesia) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat Muhtar mengimbau pemilik perusahan media yang tergabung di dalamnya, agar menyajikan informasi kepada masyarakat secara fakta & berimbang.

“Saya imbau rekan- rekan member of MIO untuk sajikan berita produk jurnalistik dan jangan berdasar nafsu ingin menghakimi pihak tertentu,” kata Muhtar kepada redaksi ini, Kamis (23/12/2021) siang.

Muhtar mengatakan sebelum menayang berita, para pimpinan redaksi terlebih dahulu mengkroscek produk yang dikirim wartawannya ke meja redaksi, guna memastikan terpenuhi produk jurnalistik atau tidak.

Selain terpenuhi unsur 5W+1H (Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Kenapa, dan Bagaimana) menjadi dasar membuat berita, juga harus memastikan data- data atau informasi dari wartawan diperoleh dengan cara- cara yang profesional.

“Ya, pastikan itu semua terpenuhi, agar tidak ada komplain yang berujung pengaduan pihak- pihak merasa dirugikan ke Dewan Pers nantinya,” ujarnya.

Menurut dia, kalau unsur- unsur berita tersebut, tentu para pimpinan redaksi tidak diragukan lagi karena setiap saat selalu menyajikan berita untuk masyarakat publik.

Baca Juga :  Wali Kota Bima Berserta SKPD Melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah TA 2023

Kendati demikian, para pimpinan redaksi mesti jauh lebih hati- hati lagi dan mencermati data hasil liputan wartawan di lapangan.

“Ya, itu sangat perlu dilakukan, sehingga informasi disajikan ke publik adalah benar- benar produk jurnalistik,” ungkapnya.

Pria yang kerap mengikuti kegiatan berhubungan jurnalistik itu menjelaskan semua wartawan pasti memahami fungsi 5W+1H tersebut.

“Ya, itu lazim disebut sebagai kunci wartawan untuk melaporkan sebuah peristiwa / kegiatan,” jelasnya.

Dia menyebut hal yang perlu diperhatikan juga, selain memahami unsur berita, nilai- nilai berita dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah diatur dalam kode etik jurnalistik (KEJ), juga harus bisa dan berani menulis berita sesuai bahasa jurnalistik.

Bahasa jurnalistik adalah bahasa baku, sambung dia, sesuai Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (PEUBI) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tidak seperti tulisan ragam bahasa lainnya.

Selain padat, singkat, jelas, ringan, sederhana, dan informatif, namun tidak asosial dan elastis. Bahasa jurnalistik adalah suatu bahasa yang justru mudah dipahami pembaca kalangan menengah ke bawah dan demokratis, juga tidak mengenal kasta yang salah satunya, tidak memakai gelar orang, melainkan hanya menulis namanya saja.

Baca Juga :  PWI Kabupaten Bima Menggelar Sosialisasi PD/PRT Dan KEJ

“Ya, misal tulisan Bapak Presiden RI Ir. H. Joko Widodo ditulis saja Presiden RI Joko Widodo. Itu yang saya pelajari dalam pelatihan jurnalistik dasar, pra- uji kompetensi wartawan (Pra- UKW) kala sebelumnya,” sebut pria yang kerap angkat bicara setiap ada dugaan tindakan diskriminatif pun kriminalisasi terhadap wartawan member of MIO itu.

Pria yang juga anggota Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) itu menambahkan jika ada media membernya yang menyajikan berita yang kuat diduga berita sepihak dan atau tidak berdasar konfirmasi, maka pemilik medianya dapat ditegur, hingga berujung dicabut dari member dalam organisasi perkumpulan perusahan media ini.

“Ya, jika tidak bisa dibedah, saya tidak segan- segan cabut dan keluarkan dalam kepengurusan organisasi MIO,” pungkas Habe sapaan akrabnya.(MTH).

Berita Terkait

Wamendagri Bima Tegaskan Retret Kepala Daerah Untuk Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan
Meski Kurang Fit, 19 Kepala Daerah Semangat Ikuti Retreat Pembekalan di Magelang
Forum Advokat dan Paralegal Muda Indonesia Sesalkan Insiden Contemp of Court di PN Jakarta Utara
Mentorbox.id Raih Penghargaan Indonesia Most Recommended Education Award 2025
MIO Indonesia Dukung Aksi Damai AMAN Dompu Perangi Narkoba
Presiden Prabowo Apresiasi Rakor Mingguan Pengendalian Inflasi Daerah, Minta Mendagri Teruskan
Deklarasi Kampung Bersih Narkoba di Rawa Sengon Kelapa Gading
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Konsistensi Kepala Daerah Berinovasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Februari 2025 - 14:36 WIB

Wamendagri Bima Tegaskan Retret Kepala Daerah Untuk Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan

Jumat, 21 Februari 2025 - 16:33 WIB

Meski Kurang Fit, 19 Kepala Daerah Semangat Ikuti Retreat Pembekalan di Magelang

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:06 WIB

Forum Advokat dan Paralegal Muda Indonesia Sesalkan Insiden Contemp of Court di PN Jakarta Utara

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:51 WIB

Mentorbox.id Raih Penghargaan Indonesia Most Recommended Education Award 2025

Rabu, 8 Januari 2025 - 19:55 WIB

MIO Indonesia Dukung Aksi Damai AMAN Dompu Perangi Narkoba

Berita Terbaru