Tengah Pandemi Dan PPKM, Ini Kata Penjual Kelapa Magetan

- Jurnalis

Minggu, 31 Oktober 2021 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magetan, Internewstoday.com – Salah seorang penjual kelapa di sekitaran pasar sayur Magetan mengaku tak begitu sangat terdampak dengan keberadaan Covid dan Kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Magetan walaupun sudah turun di level Tiga.

Taufik (31) Tahun mengatakan selama pendemi mulai 2020 mengaku ada penurunan tapi tidak begitu banyak.” Alhamdulillah selama pandemi tidak begitu berpengaruh ada penurunan hanya sekitar 20 persen saja,” ujarnya pada Sabtu, (30/10/2021) dinihari.

Taufik sehari yang bisa menjual sekitar 600 butir kelapa dan selama pandemi berlangsung hanya berkurang sekitar 100 biji kelapa.” Selama pandemi Covid 2020 hanya menurun sekitar 100 biji dari 600 butir dan sekarang sudah mulai normal kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekjen Kemendagri Ungkap Peran Penting ASN dalam Mewujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Menurut pengakuannya, Taufik justru menambah karyawan mengingat kebutuhan kelapa sangat tinggi dan sebanyak 600 butir kelapa dapat terjual setiap harinya.

“Sehari pendapatan bisa mencapai empat juta rupiah kalau memang lagi ramai, itupun masih kotor dan alhamdulillah bisa menambah pegawai dan menggaji karyawan” tambahnya.

Profesi yang sudah berjalan selama empat tahun tidak mengubah jadwal kegiatan yang dilakukan kesehariannya sesuai permintaan konsumen dan aktifitas ramai di pasar yang biasa di mulai jam 1 dinihari sampai jam 8 pagi dan kalau sore mulai jam 5 Sore sampai jam 9 malam

Baca Juga :  Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Mengelola Urbanisasi

Ditempat yang sama Dias Pratama (22) Tahun yang sudah ikut selama empat tahun berjalan berharap agar Covid segerai usai dan usaha terus berlanjut walau situasi masih pendemi. “Alhamdulillah selama Pandemi Covid terus berlanjut, Saya harap kepada pemerintah walau pandemi usaha ini terus berjalan, Tuturnya.

Taufik berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan Modal usaha agar bisa mengembangkan usahanya Begitu juga salah satu pegawainya Dias juga menyatakan hal yang sama.

Saya ingin membuka usaha sendiri, Saya berharap pemerintah bisa memberikan modal untuk kami agar bisa membuka peluang usaha sendiri,” Tutup Dias. (MTH/Red).

Berita Terkait

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN
Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja
Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan
Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis
Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Makmur Hidayat dan Nurhanisda, Pasangan Kelahiran Krui Pesibar Ini Terharu: Dua Putranya ‘Bergilir’ Jadi Perwira Remaja TNI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kepala  BNN RI Gelar Audensi  Dengan MENPAN RB Penguatan Program P4GN

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:43 WIB

Jaringgan Internasional Dewi Astutik Berhasil Di Bekuk BNN – BAIS TNI Di Kamboja

Kamis, 27 November 2025 - 13:24 WIB

Gubernur NTB; Pendapatan Daerah dan Pelestarian Lingkungan Harus Sejalan

Jumat, 21 November 2025 - 13:49 WIB

Jelang Operasi Lilin 2025, Kapolda Jabar Pastikan Kesipan Jalur di Wilayah Polres Ciamis

Jumat, 21 November 2025 - 09:12 WIB

Gelar Apel Pasukan dan Simulasi Darurat Bencana, Wakil Bupati Tegaskan Pentingnya Koordinasi 

Berita Terbaru