Bogor, Internewstoday.com – Nasabah KTA Bank DBS Sudah Meninggal Dunia, Masih Muncul Tagihan Akhirnya Minta Bantuan Ke Posko Bantuan Hukum Dan Kemanusian PWRI Bogor.
Telah datang pada sekretariat posko bantuan hukum dan kemanusiaan PWRI Bogor Raya, seorang lelaki yang bernama Aagus Yuliansyah, SE atas keluhan istrinya Ida Haerani, SE yang sudah meninggal dunia, meminjam di Bank DBS yang menurutnya tidak tau pinjemnya, dengan nomor akun menurut collector DBS 7702425694.
“Saya merasa kaget ketika ada tagihan pertama kerumah saya yang mengaku petugas atau Debt Collector DBS, sebelumnya sudah saya jelaskan bahwa saya tidak tau atas pinjeman almarhumah istri saya namun collector tetap ngotot harus dilunasi, ucap Aagus kepada media Internewstoday.com, Kamis (26/08/2021).
Selanjutnya saya langsung meminta waktu pada pihak collector tersebut, tapi collector pun memaksa saya untuk menjual rumah saya yang kebetulan masih di lakukan angsuran kreditan.
Melihat kejadian tersebut Agus pun akhirnya curhat ke temennya Rohmat Selamat, SH. M,Kn. dan kebetulan teman saya juga adalah Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor dan sekaligus Advokat.
Usai bertemu kang rohmat dengan sapahan nya, Alhamdulillah saya diberi solusi terbaik, dan datang ke kantor sekretariat posko bantuan hukum dan kemanusiaan PWRI Bogor Raya” Uacap Aagus Yuliansyah, SE. Pada Kamis (26/08/2021).
Atas pengaduan tersebut kami tim posko bantuan hukum dan Kemanusian PWRI bogor raya akan melayangkan surat ke pihak kantor DBS bogor, ucap Rohmat. (hdr/ Tim PWRI).










