Percepat Target P4GN kepada Pemda, Kemendagri Raih Penghargaan dari BNN

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badung, internewstoday.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerima penghargaan Bidang Perencanaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diraih berkat upaya Kemendagri dalam melakukan percepatan capaian target Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN kepada pemerintah daerah (Pemda). Prestasi ini diperoleh atas upaya Kemendagri melakukan percepatan dalam mengimplementasikan Inpres tersebut.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kemendagri Aang Witarsa Rofik yang mewakili Kemendagri pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2023 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Kabupaten Badung, Bali, Pada Senin, (26/06/2023).

Selain Kemendagri, sejumlah kementerian dan lembaga lainnya turut mendapatkan penghargaan. Mereka di antaranya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia (GANNAS ANNAR MUI), KSU Gayo Coffee Mountain Leuser, dan Lembaga Rehabilitasi Mari Indonesia Bersinar (Marindo).

Baca Juga :  PPIPHII terus melahirkan Advokat Baru yang Profesional dan Handal

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose mengatakan, peringatan HANI 2023 menjadi titik balik momentum keprihatinan dunia terhadap permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang trennya cenderung meningkat. Menurutnya, jumlah penyalahgunaan narkotika di dunia umumnya didominasi oleh generasi muda usia produktif.

Kalangan tersebut seringkali mendapatkan stigma buruk dan diskriminasi. Hal ini kemudian mengakibatkan timbulnya permasalahan kesehatan dan sosial yang sulit dipulihkan. Selain itu, kondisi ini juga diperparah dengan hanya 20 persen penyalahguna narkotika tersebut yang mendapatkan layanan rehabilitasi.

“Hal ini tentu menjadi keprihatinan dunia dan perlu mendapatkan perhatian serius dari kita bersama. Kita harus mengedepankan upaya pencegahan dan menghilangkan stigma buruk dan diskriminasi,” ujar Golose pada acara bertajuk “People First: Stop Stigma and Discrimination, Strengthen Prevention” tersebut.

Baca Juga :  Wamendagri Dorong Daerah Perkuat BUMD Meningkatkan Jangkauan Pemanfaatan Air Minum

Dia mengimbuhkan, BNN RI sebagai leading institution penanggulangan permasalahan narkotika memiliki sejumlah pendekatan dengan menerapkan strategi komprehensif. Strategi itu yakni soft power approach, hard power approach, smart power approach, dan cooperation.

Selain itu, BNN RI juga terus mendorong upaya pencegahan untuk meningkatkan daya tangkal dan ketahanan diri masyarakat dengan bahaya narkotika. Upaya tersebut dilakukan dengan ikut serta menyebarluaskan informasi, edukasi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Di samping itu pendekatan ini juga meliputi peningkatan aksesibilitas, dan aksesibilitas pelayanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dari kecanduan,” tandasnya. (*Red/Puskem).

Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kapolda Jabar Berikan Program MBG Anggota Tetap Prima, Bid Humas Polda Jabar Ucapkan Terimakasih 
Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang
Polda Jabar Tangkap 36 Premanisme dan 109 Ganggu Ketertiban Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025
Wamendagri Bima Apresiasi Keberadaan Apeksi Sebagai Ruang Komunikasi Nyaman Bagi Wali Kota
Peran dan Keberhasilan Polda Jabar dalam Penanganan Kasus – Kasus di Tahun 2024
Peringatan HUT Satpam Ke 44, Wadir Binmas Merefleksikan Sinergi Polri Dengan Satpam
Kapolda Jabar Sampaikan Pencapaian Pelaksanaan Tugas Akhir Tahun 2024
Wamendagri Bima Serahkan Kado Istimewa Dokumen Kependudukan Bayi Lahir 25 Desember
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 13:45 WIB

Kapolda Jabar Berikan Program MBG Anggota Tetap Prima, Bid Humas Polda Jabar Ucapkan Terimakasih 

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:25 WIB

Hari Adat Internasional Ke 39 Tahun, Padepokan Kawargian Abah Alam Berperna Aktif Mensosialisasikan Budaya Adat Pusaka Kujang

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:11 WIB

Polda Jabar Tangkap 36 Premanisme dan 109 Ganggu Ketertiban Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025

Rabu, 16 April 2025 - 10:20 WIB

Wamendagri Bima Apresiasi Keberadaan Apeksi Sebagai Ruang Komunikasi Nyaman Bagi Wali Kota

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:50 WIB

Peran dan Keberhasilan Polda Jabar dalam Penanganan Kasus – Kasus di Tahun 2024

Berita Terbaru