BPKP dan Kejaksaan Agung Berkomitmen Perkuat Pemerintahan yang Bersih dan Efisien

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, internewstoday.com – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan Agung berkomitmen untuk memperkuat pemerintahan yang bersih dan efisien dalam rangka mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menekankan, masih terdapat tantangan besar dalam pembangunan nasional, yang utamanya disebabkan oleh perencanaan anggaran yang kurang efektif dan efisien. Oleh karena itu, penyelesaian isu pada tiga area berikut perlu diprioritaskan guna memastikan keberhasilan pembangunan di daerah. Hal itu antara lain perencanaan dan penganggaran, peningkatan ruang fiskal daerah, serta penguatan pengendalian kecurangan.

“Kami siap kalau teman-teman di Pemda yang mau membenahi perencanaan anggaran, sehingga benar-benar 100 persen anggaran APBD-nya itu bisa bermanfaat, bisa efektif, bisa efisien. Paling tidak 80 persen saja, itu pasti lain pertumbuhannya,” katanya pada Panel I Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (07/11/2024).

Yusuf Ateh menambahkan, masih terdapat peluang besar dalam memperbaiki ruang fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di berbagai sektor potensial. BPKP siap membantu pemerintah daerah (Pemda) melakukan pembenahan dan perencanaan, sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat lebih efektif, efisien, serta berdampak signifikan pada pembangunan daerah.

Baca Juga :  Polres Bogor Mulai Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, 150 Personil Akan di Sebar Beberapa Titik Rawanan

“Kami di BPKP ini tinggal maunya kita saja komitmen. Kami, teman-teman di daerah juga tahu, semua perwakilan BPKP selalu siap Bapak/Ibu datang, minta bantuan, kami siap mengasistensi, mendampingi, membenahi kalau Bapak mau di perencanaan penganggaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf Ateh memaparkan materi terkait “Inefisiensi Anggaran dan Kebocoran Anggaran Pusat dan Daerah”. Ia juga menyampaikan kesiapan BPKP dalam mendukung penguatan program anti-korupsi di daerah untuk mencegah berbagai modus kecurangan yang sering muncul, seperti suap, gratifikasi, dan manipulasi laporan keuangan. “Kami siap membantu pencegahan korupsi,” tambahnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang juga menjadi narasumber dalam sesi tersebut, memaparkan materi berjudul “Memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi”. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan Agung dalam menangani korupsi. Presiden Prabowo Subianto, menurutnya, menyoroti kebocoran anggaran yang diperkirakan mencapai 30 persen.

Baca Juga :  Poktan Kecamatan Monta Terima Bantuan Bupati Bima

“Presiden dengan fokusnya kepada pemberantasan korupsi di dalam Asta Cita, poin tujuh menyampaikan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ungkapnya.

Jaksa Agung menekankan, komitmen dari setiap pemimpin daerah sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan kejujuran dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia juga meminta seluruh jajaran kejaksaan, termasuk yang berada di tingkat daerah, untuk berkolaborasi dalam memperbaiki sistem penindakan hukum yang efektif bagi pelaku korupsi, sehingga persoalan ini dapat diminimalisir.

“Kami di Kejaksaan punya unsur yang bisa membantu teman-teman [pemerintah daerah],” ucapnya.

Pihak Kejaksaan Agung juga siap melakukan pendampingan bagi Pemda, termasuk dalam bentuk pendampingan hukum, legal audit, hingga perbaikan sistem secara berkelanjutan. Diharapkan, dengan adanya komitmen kuat dari berbagai pihak terkait, Pemda dapat bekerja dengan lebih transparan, efisien, dan berintegritas guna mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

“Yang kami inginkan adalah mari cintai negeri ini, kita rawat negeri ini,” pungkasnya. (Red/Puskem).

Berita Terkait

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa
BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan
Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 
Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Nasional Asta Cita
Peringatan 1 Muharram 1447 H Beringin Online Citeureup Salurkan Santunan 150 Anak Yatim & Piatu
Rekan Indonesia Perkuat Pelatihan Dasar Penanganan dan Mitigasi Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:30 WIB

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cibinong, Target UHC 98% Cakupan Kepertaan Kabupaten Bogor Masih Memerlukan 2.525 Jiwa

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:38 WIB

BPN Kab. Bogor Bersama PWRI, Pentingnya Sinergitas Dan Prosedur Administrasi Pertanahan

Selasa, 18 November 2025 - 16:54 WIB

Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Perhatikan Titik Daerah Perbatasan 

Selasa, 18 November 2025 - 16:46 WIB

Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:40 WIB

Sambut HUT ke-80 RI, DPMPTSP Kabupaten Bogor Gelar Layanan 80 Jam Nonstop

Berita Terbaru